Gunakan songket, Prabowo hadiri resepsi HUT Arab Saudi
Merdeka.com - Capres Prabowo Subianto menghadiri resepsi hari ulang tahun (HUT) atau National Day Arab Saudi ke-88, Senin (24/9) malam. Dalam kesempatan itu Prabowo mengenakan baju adat setelan warna hitam yang dipadu dengan songket.
Pakaian Prabowo ini untuk menghargai budaya Arab yang dikenal sangat menghargai pakaian khasnya.
"Saya kira ini National Day dan Pak Prabowo selalu hadir. Pak Prabowo selalu menggunakan national costume. Pakaian nasional pakai songket. Kalau kita lihat orang Arab kan sangat bangga dengan pakaian tradisi mereka. Kita juga bangga dengan pakaian tradisi kita," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon di Hotel Sultan, Jakarta Selatan.
Fadli menegaskan kehadiran Prabowo di acara tersebut tak ada kaitannya dengan dukungan pemerintah Arab Saudi terkait Pilpres 2019. Karena yang hadir bukan hanya Prabowo, tapi banyak juga dari elemen pemerintah seperti para menteri dan lainnya.

Capres Prabowo Subianto menghadiri National Day Arab Saudi ke-88 ©2018 Merdeka.com
Prabowo, kata Fadli, selalu hadir dalam setiap acara resepsi HUT Arab Saudi. Mengingat hubungan Indonesia yang begitu dekat dengan negara penghasil minyak tersebut.
"Pak Prabowo sih rutin hadir dalam National Day Saudi Arabia karena kita mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Saudi Arabia ini. Kita mengirim delegasi haji terbesar se-dunia. Umrah juga di atas satu juta orang. Jadi tentu kita harus apresiasi dan terus meningkatkan hubungan baik dengan Arab Saudi," jelasnya.
Selain itu Prabowo juga disebutnya berteman dekat dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia. Partai Gerindra, lanjutnya, memberikan dukungan kepada Arab Saudi untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah haji maupun umrah yang jumlahnya meningkat tiap tahun.
Terkait ketidakhadiran capres petahana Joko Widodo, Fadli mengatakan tak tahu apakah Jokowi diundang atau tidak.
"Enggak tahu ya apa diundang atau tidak," katanya.
Prabowo sendiri mengatakan selama ini memang hubungannya sangat baik dengan Arab Saudi. Tapi dia membantah kehadirannya di acara itu sebagai sinyalemen mendapat dukungan dari Arab Saudi dalam pencalonannya sebagai presiden.
"Iya enggak lah. Masa Duta Besar Arab Saudi bahas Pilpres," katanya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya