Golkar 'Meradang' Omnibus Law Disebut Buatan Swasta

Rabu, 5 Agustus 2020 06:14 Reporter : Bachtiarudin Alam
Golkar 'Meradang' Omnibus Law Disebut Buatan Swasta Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kecurigaan Anggota Badan Legislasi (Baleg) dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan soal produk Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang disebutnya buatan pihak swasta berbuntut panjang. Pernyataan Arteria turut membuat sejumlah anggota Baleg dari Fraksi Partai Golkar meradang dan mengkritik balik Arteria.

Salah satunya datang dari John Kenedy Aziz. Dia menilai, pendapat Arteria tidaklah tepat, apabila meragukan RUU Cipta Kerja karena menyebut produk tersebut disusun oleh pihak swasta.

"Penyerahan (Draf RUU Cipta Kerja) diserahkan. Kebetulan ketua umum kami Menko Perekonomian (Airlangga Hartanto) ikut dan berdasarkan Supres (surat presiden) yang telah ditandatangani oleh Presiden. Kalau seumpamanya ada tuduhan atau prasangka, ini bukan produk dari pemerintah. Saya mohon klarifikasi dari kawan Arteria sebab ini berbahaya," katanya saat rapat Baleg, Selasa (4/7).

Senada dengan John, politisi Partai Golkar, Nurul Arifin turut menanggapi apa yang dilayangkan Arteria haruslah diklarifikasi oleh pihak pemerintah, karena dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat.

"Saya ingin pemerintah menegaskan bahwa tidak ada titipan undang-undang atau titipan pasal ataupun ayat. Karena ini bisa menjadi kecurigaan banyak orang," ujar Arifin.

Menurutnya, dari hasil penyisiran Fraksi Golkar tak menemukan titipan apapun. Cuman semata-mata Omnibus Law ini untuk menyederhanakan undang-undang yang saling tumpang tindih sebagaimana tujuan dari Omnibus Law.

"Di sana juga ada pimpinan kami (Menko Perekonomian Airlangga Hartanto). Ini buat kami jadi harus meluruskan bahwa tidak ada titipan apa-apa, karena kita juga tidak mau menjadi beban dosa kita di kemudian hari," tuturnya.

Baca Selanjutnya: Golkar Minta Arteria Temui Presiden...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini