Golkar Ingin Ajak Partai Pecahannya Gabung Kembali

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:01 Reporter : Ahda Bayhaqi
Golkar Ingin Ajak Partai Pecahannya Gabung Kembali Ahmad Doli Kurnia Tandjung. ©DPR.GO.ID/Andri/Man

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia ingin mengajak pecahan partai beringin untuk bergabung kembali. Doli berharap Golkar bisa menjadi rumah besar bersama.

"Anak muda yang di partai Golkar pernah membayangkan bagaimana Golkar itu menjadi rumah besar bersama," kata Doli dalam seminar daring nasional bertajuk 'Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024', Sabtu (16/10).

Namun, perlu diakui Doli ada beberapa partai alumni Golkar yang sudah sukses bahkan memiliki kursi cukup banyak di parlemen. Seperti Partai Gerindra dan Partai NasDem.

Akan tetapi, masih ada beberapa sempalan Golkar lain yang belum berhasil. Doli berharap bisa mengajak partai tersebut kembali dalam rumah Golkar.

"Yang sudah keluar, katakanlah ada juga Pak Surya Paloh dengan NasDemnya sukses, Prabowo dengan Gerindra-nya sukses. Tapi ada juga kekuatan partai politik lain yang belum beruntung kami dengan senang hati sebetulnya ingin mengajak kembalilah ke rumah besar bersama untuk konsolidasi," ujar Ketua Komisi II DPR RI ini.

Doli menuturkan, banyak tokoh-tokoh bekas pecahan Golkar di daerah masih memiliki kecintaan terhadap partai beringin. Menurut Doli, tokoh-tokoh tersebut masih memiliki tokoh yang kuat dan bisa membantu elektoral partai. Golkar pun saat ini ingin mengurangi konflik di internal agar bisa mengonsolidasi seluruh kekuatan.

"Kita mau merangkul semua karena kami yakin betul apa yang dilakukan para tokoh-tokoh itu salah satunya mampu konsolidasi kekuatan internal partai," ujar Doli.

Sementara itu, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra menilai Golkar memang perlu mengonsolidasi kekuatan dari partai-partai sempalannya.

Sebab, banyak suara Golkar lari ke partai pecahan seperti NasDem dan Gerindra. Sehingga, bila Golkar ingin berjaya kembali, perlu merangkul partai sempalan ke induknya.

"Saya kira ini kalau ingin berjaya kembali, maka ini harus dirangkul kembali caranya itu. Harus ada langkah-langkah mengonsolidasikan kelompok-kelompok yang splitter atau menyempal dari Golkar ini," ujarnya dalam kesempatan sama. [bal]

Baca juga:
Golkar Sebut Airlangga Belum Populer Sebagai Capres Karena Tak Suka Publisitas
Akbar Tanjung Harap Golkar Pemenang Pemilu, Airlangga Jadi Presiden di 2024
PPP Usul Suharso Cawapres, Airlangga Dinilai Ideal dengan Sandiaga atau Erick Thohir
PPP: Airlangga-Suharso Konfigurasi Jawa dan Luar Jawa di Pilpres 2024
Kasus Suap Banprov, Eks Wakil Ketua DPRD Jabar Ade Barkah Dituntut 5 Tahun Penjara
Buka Peluang Koalisi dengan Partai Alumni, Golkar Sebut Punya Platform Sama

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini