Gerindra tarik dukungan, Ahmad Syaikhu sebut cuma miss komunikasi

Rabu, 13 September 2017 16:59 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu menganggap pernyataan Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi yang ingin mencabut dukungannya terhadap pasangan Deddy Mizwar (Demiz) dan Ahmad Syaikhu hanyalah miss komunikasi.

Mulyadi yang menilai PKS tidak bersinergi dengan Gerindra justru tidak demikian. Kata Syaikhu yang merupakan bakal calon wakil Gubernur Jabar, PKS tetap bekerja untuk terus mensosialisasikannya.

"Mungkin teman-teman melihat bagaimana sesungguhnya kita terus melakukan mobilisasi di internal masing-masing. Saya di PKS dan Pak Haji Mulyadi diharapkan di Gerindra-nya. Kita sudah bergerak kok, enggak ada masalah," ungkap Syaikhu saat dihubungi melalui telepon, Rabu (13/9).

Lainnya ihwal kartu keanggotaan kader yang diharu‎kan Gerindra pada Demiz, itu hanyalah masalah teknis. Menurutnya persoalan itu terjadi akibat ketidaktahuan Deddy Mizwar dalam pengurusan KTA.

"Saya juga sudah tanya ke Pak Deddy (Mizwar), sudah dapat KTA belum? Masalahnya, beliau belum tahu gimana prosedur untuk mendapatkan KTA, apakah beliau harus datang ke DPD, harus di DPC atau seperti apa? Nah itu kan seharusnya dibimbing," jelasnya.

Dia menambahkan, polemik yang terjadi saat ini sebenarnya tidak usah dibesar-besarkan. Karena pasangan ini sudah diamanatkan langsung dari petinggi PKS dan Gerindra untuk melakukan sosialisasi dan bekerja menggalang dukungan.

"Ini namanya hanya miss komunikasi. Saya firm, Deddy Mizwar juga firm dengan apa yang sudah dinyatakan oleh Ketua Majelis Syuro dan Pak Prabowo, kemudian diperintahkan untuk sosialisasi dan bekerja. Makanya saya terus roadshow ke seluruh jaringan yang bisa kita akses untuk menegaskan ini," jelasnya.

Syaikhu menyebutkan, pihaknya terus menggenjot mobilisasi di internal partainya. Bahkan, berdasarkan kunjungannya ke sejumlah daerah di Jabar, mesin partainya telah siap bekerja all out demi memenangi Pilgub Jabar 2018.

"Kita ingin PKS ini solid dan partai siap bergerak. Beberapa daerah yang saya datangi juga sudah menyatakan siap bergerak," tandasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.