Gerindra makin harmonis dengan Demokrat, koalisi dengan PAN-PKS terancam

Sabtu, 28 Juli 2018 21:56 Reporter : Dedi Rahmadi
Gerindra makin harmonis dengan Demokrat, koalisi dengan PAN-PKS terancam Endang Tirtana. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Utak-atik koalisi antara Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN belum membuahkan keputusan. Direktur Indonesian Watch for Democracy (IWD) Endang Tirtana mengatakan belakangan Partai Demokrat terlihat mengubah peta koalisi oposisi dan diuntungkan jika melakukan koalisi politik dengan Gerindra.

"Ini koalisi alternatif di tengah koalisi yang hampir solid antara Gerindra, PKS dan PAN. Munculnya Demokrat sebagai mitra alternatif tentu sangat strategis bagi Prabowo. Namun tentu ada yang bakal gigit jari, dalam hal ini bisa jadi PKS dan PAN," kata Endang, Sabtu (28/7).

Endang menilai koalisi Gerindra-Demokrat yang mungkin akan menduetkan Prabowo-AHY itu termasuk yang paling ideal ketimbang dengan nama-nama yang disodorkan PAN atau PKS.

"Gerindra tidak akan kehilangan magnet elektoralnya dengan menggandeng Demokrat, sementara demikian pula sebaliknya Demokrat juga bisa mendongkrak elektabilitasnya akibat kebanyakan berada di posisi netral, apalagi ada AHY sebagai magnet baru," ungkap Endang.

Dengan menjaga jarak dengan koalisi Gerindra dan Demokrat, kata Dia, PAN dan PKS punya keuntungan karena basis umat yang kuat dan bakal mendapat simpati publik karena dianggap konsisten dan tidak ikut-ikutan menjadi pragmatis.

"PAN dan PKS bisa dikatakan dalam posisi dikhianati, namun bukankah itu bagus untuk dikapitalisasi oleh PKS dan PAN untuk mendongkrak elektabilitas mereka di Pemilu 2019," pungkas Endang Tirtana. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini