Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gerindra Anggap Jokowi Kehabisan Gagasan Sehingga Serang Pribadi Prabowo

Gerindra Anggap Jokowi Kehabisan Gagasan Sehingga Serang Pribadi Prabowo Edhy Prabowo. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo tak habis pikir capres petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menyerang rivalnya Prabowo Subianto secara personal saat debat antar capres 17 Februari lalu. Menurutnya sikap itu menunjukkan Jokowi tidak memiliki cukup unsur untuk menjadi seorang pemimpin.

"Kinerja yang salah arah, penyampaian data yang salah dan diperparah dengan serangan pribadi kepada Pak Prabowo semakin menunjukkan bahwa Pak Jokowi tidak memiliki cukup unsur untuk seorang pemimpin," kata Edhy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/2).

"Pak Jokowi seperti kehabisan cara untuk menyampaikan gagasan, sehingga harus menyerang sisi pribadi Pak Prabowo," sambungnya.

Edhy menuturkan saat ini masyarakat bisa menilai sendiri pribadi para para capres dan cawapres. Termasuk menilai sikap Prabowo yang tidak melontarkan serangan balik saat diserang secara personal oleh Jokowi.

"Beliau tidak menyerang balik saat pribadinya diserang Pak Jokowi. Beliau juga tidak emosi, tetap tenang dan menghadapi dengan senyuman," ungkapnya.

Tambah Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini, debat kemarin juga mengungkap pribadi Prabowo yang sebenarnya. Kata dia, Mantan Danjen Kopassus itu tidak ingin menang dengan cara menjatuhkan lawannya.

"Itulah 'The Real Prabowo' yang perlu diketahui bersama-sama. Beliau selalu tegar menghadapi serangan dan tidak pernah ingin balik menyerang," ucapnya.

Diketahui, pada debat antar capres 17 Februari lalu Jokowi menyerang Prabowo yang memiliki ratusan hektar lahan di Kalimantan dan Aceh. Kala itu memang tema debat capres adalah infrastruktur, pangan, lingkungan hidup, energi dan sumber daya alam.

Jokowi menepis terkait adanya penyerangan personal Prabowo terkait pembagian sertifikat tanah. Dia menilai, penjelasannya sudah sesuai dengan kebijakan.

"Enggak ada, enggak ada menyerang personal. Yang namanya personal itu kalau menyangkut rumah tangga, menyangkut rumah tangga, istri, enggak ada personal. Itu kebijakan kok," lanjut Jokowi.

Jokowi juga menilai, penampilan Prabowo sangat baik. Kemudian dia juga menilai pesaingnya sangat adil dalam menilai kebijakan. "Ya dia sangat bagus. Beliau sangat bagus," kata Jokowi.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP