Gelar Munas, OSO Kemungkinan Dipilih Aklamasi Jadi Ketum Hanura
Merdeka.com - Partai Hanura menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III di Hotel Sultan, Jakarta bertema 'From Zero to Hero'. Munas dibuka malam ini tanggal 17 hingga 19 Desember mendatang.
Forum tertinggi pengambilan keputusan partai Hanura tersebut akan membuat rekomendasi yang akan diberikan DPP untuk kepemimpinan baru 5 tahun mendatang.
Agenda Munas juga akan memilih Ketua Umum Partai Hanura periode selanjutnya. Politisi Partai Hanura, I Gede Pasek Swardika menyebut, hingga saat ini belum ada penantang Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketum.
"Baru pembukaan, sepertinya sih belum ada (caketum lain selain OSO)," kata Pasek kepada merdeka.com, Selasa (17/12).
Dia menyebut, kemungkinan OSO akan dipilih secara aklamasi pada forum Munas. "Sepertinya sih begitu (aklamasi)," kata dia.
Sementara, Munas Partai Hanura sudah dimulai sejak pukul 19.30 WIB. Munas dihadiri seluruh pengurus daerah di 34 provinsi. Pembukaan Munas diisi dengan pidato Oesman Sapta Odang.
Mirwan Amir Bakal Lawan OSO
Partai Hanura menggelar Munas di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (17/12). Dalam acara itu, Hanura akan memilih ketua umum baru.
Oesman Sapta Odang (OSO) sejak awal digadang bakal menang aklamasi dalam Munas. Namun, Waketum Hanura Mirwan Amir disebut bakal melawan calon petahana tersebut.
Seorang sumber di Hanura mengatakan, Mirwan telah menggalang dukungan. Persoalan yang dihadapi Mirwan yakni dukungan 30 persen untuk maju ketum.
"Mesti dapat 150an dukungan," kata seorang pengurus DPP Golkar itu di arena Munas Hanura.
Dukungan yang dimaksud yakni dari para peserta munas pemilih hak suara. Mereka adalah DPD tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Sayap partai, serta DPP Hanura.
Sumber ini tak bisa memastikan berapa besar kekuatan Mirwan untuk mampu melawan OSO.
Sementara Mirwan saat dikonfirmasi tak mau berkomentar banyak. Dia tak membantah, tidak juga mengiyakan niatan tersebut.
Dalam pesan singkat yang dikirim merdeka.com, Mirwan hanya tertawa.
"Hehehe," tulis mantan politikus Demokrat itu.
Hingga kini, munas Hanura tengah berlangsung. Belum ada tanda-tanda pemilihan ketum akan dilakukan di hari pertama.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya