Ferdinand sebut cuitan Andi Arief soal jenderal kardus tak wakili Demokrat
Merdeka.com - Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan ucapan Andi Arief dalam twitternya tidak mewakili suara dari partai. Dia mengatakan, ucapan resmi partainya hanya berdasarkan Ketua Umum dan Sekjen.
"Oh tentu tidak mewakili Demokrat. Demokrat itu kalau sudah bicara tentu akan diwakili oleh ketum atau sekjen, kalau suara resmi partai itu pasti ketum atau menugaskan sekjen," katanya di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).
Dia menjelaskan, pernyataan lain selain dari kedua pihak itu tak bisa dianggap suara resmi partai. Pernyataan yang disampaikan pun, kata dia, hanya sekedar menyampaikan amanat partai.
"Kami suaranya juga menyampaikan amanat partai. Suara resmi terkait arah-arah politik dari Ketum atau Sekjen. itu protaf," tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief diketahui menulis sejumlah kritikan keras terhadap Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di akun Twitternya tadi malam.
Politikus Partai Demokrat tersebut menyebut Prabowo sebagai Jenderal Kardus dan mengirim sinyal bahwa partainya bercerai dengan koalisi Prabowo Subianto yang digawangi Partai Gerindra.
Dia juga menuliskan bahwa mantan Danjen Kopassus itu telah melakukan politik transaksional dengan menerima suntikan dana segar sebesar Rp 500 miliar terkait soal.
Reporter: Yunizafira PutriSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya