Fakta Menarik: Pertumbuhan Sektor Pertanian Indonesia Capai 13,53 Persen di Tengah Konflik Global, Zulhas Bersyukur

Di tengah dinamika konflik global, sektor pertanian Indonesia menunjukkan Pertumbuhan Sektor Pertanian yang signifikan. Bagaimana strategi pemerintah bisa mencapai angka impresif ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: Pertumbuhan Sektor Pertanian Indonesia Capai 13,53 Persen di Tengah Konflik Global, Zulhas Bersyukur
Di tengah dinamika konflik global, sektor pertanian Indonesia menunjukkan Pertumbuhan Sektor Pertanian yang signifikan. Bagaimana strategi pemerintah bisa mencapai angka impresif ini? (Merdeka.com)

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyatakan rasa syukurnya atas capaian sektor pertanian tanah air. Sektor ini berhasil menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah gejolak konflik antarnegara di tingkat global. Kondisi dunia yang penuh ketidakpastian tidak menghalangi kemajuan sektor pangan nasional.

Dalam acara PAN Awards yang berlangsung di Senayan Park, Jakarta, Zulkifli Hasan mengungkapkan data positif ini. Menurutnya, sektor pertanian Indonesia tumbuh sebesar 13,53 persen pada periode II tahun 2025. Angka ini menjadi bukti ketahanan pangan di tengah situasi yang membahayakan.

Pertumbuhan impresif ini dinilai sebagai indikator keberhasilan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Zulhas menekankan bahwa capaian ini bukan sekadar pencitraan, melainkan hasil kerja keras demi kesejahteraan rakyat. Situasi global yang penuh dinamika menjadi tantangan sekaligus pendorong bagi sektor ini.

Pertumbuhan Sektor Pertanian di Tengah Dinamika Global

Zulkifli Hasan menyoroti bahwa tidak ada yang menyangka negara-negara di berbagai belahan dunia bisa berkonflik. Beberapa konflik, seperti yang melibatkan India dan Pakistan di Asia Selatan atau Thailand dan Kamboja, menunjukkan ketidakpastian global. Di tengah kondisi ini, Pertumbuhan Sektor Pertanian Indonesia menjadi kabar baik yang patut disyukuri.

Situasi dunia yang masih berdinamika dan membahayakan menjadikan capaian ini lebih istimewa. Pertumbuhan sektor pertanian yang mencapai 13,53 persen pada periode II tahun 2025 menunjukkan resiliensi ekonomi nasional. Ini menandakan kemampuan Indonesia untuk menjaga pasokan pangan di tengah tantangan eksternal.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menguatkan pernyataan Zulhas terkait Pertumbuhan Sektor Pertanian. Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada triwulan II-2025 mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,53 persen. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan triwulan sebelumnya yang hanya 9,74 persen, menunjukkan akselerasi positif.

Strategi Pemerintah dan Proyeksi Ekonomi Nasional

Pertumbuhan yang terjadi di tengah situasi global yang masih berdinamika ini mengindikasikan kebijakan pemerintah Indonesia sudah tepat. Zulkifli Hasan menilai bahwa langkah-langkah yang diambil pemerintah berhasil menciptakan fondasi kuat bagi sektor pertanian. Keberhasilan ini menjadi cerminan dari strategi ekonomi yang efektif.

Menteri Koordinator Bidang Pangan itu juga membandingkan pertumbuhan ekonomi saat ini dengan masa lalu. Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi sekitar 7,5 persen per tahun, meskipun saat ini tumbuh sekitar 5 persen. Zulhas mengakui bahwa Indonesia masih kalah cepat dibandingkan Tiongkok dalam hal pertumbuhan ekonomi.

Untuk itu, Zulkifli Hasan meminta agar upaya yang dilakukan PAN dan pemerintah bukan untuk pencitraan, melainkan demi kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa PAN tidak membutuhkan pujian, melainkan hasil nyata. Seluruh kader PAN diminta untuk terus bekerja keras, tidak hanya aktif menjelang pemilu, demi keberlanjutan Pertumbuhan Sektor Pertanian dan ekonomi nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi