Fadli Zon: Orang Berpendapat Itu Bukan Makar!

Rabu, 15 Mei 2019 19:32 Reporter : Ahda Bayhaqi
Fadli Zon: Orang Berpendapat Itu Bukan Makar! Fadli Zon. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyayangkan penangkapan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) atas kasus dugaan makar. Alasannya penetapan itu telah merusak demokrasi bangsa Indonesia.

Tak cuma Eggi, tokoh di kubu Prabowo-Sandiaga, yakni Ustaz Bachtiar Nasir juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus pencucian uang.

"Ini menurut saya belakangan ini upaya-upaya untuk melakukan penersangkaan dan penahanan terutama kepada tokoh-tokoh ulama dan juga aktivis ini sangat merusak demokrasi kita," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5).

Fadli menilai, apa yang dilakukan Eggi bukanlah tindakan makar. Sebab, kata dia, makar tidak bisa dinilai dari ucapan.

"Jadi kalau tuduhan makar, makarnya dimana apa yang dilakukan. Kalau ucapan itu bukan makar. Orang berpendapat itu juga bukan makar," ungkapnya.

Dia juga merasa Kepolisian bisa bertindak adil dalam menangani masalah. Serta tidak selalu berpihak pada pendukung pemerintah.

"Jadi Polisi ini milik siapa? Negara ini negara siapa? Apakah yang tidak mendukung pemerintah itu warga negara kelas dua? Ya ini menjadi pertanyaan di masyarakat. Dan sangat menbahayakan persatuan bangsa kita," tandasnya.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengeluarkan surat penangkapan terhadap tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana. Surat penangkapan keluar usai Caleg PAN tersebut diperiksa dari Senin 13 Mei 2019 sekira pukul 16.40 WIB selama kurang lebih 13 jam.

Penangkapan ini berdasarkan surat penangkapan dengan nomor register B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum. Kuasa hukum Eggi Sudjana, Pitra Romadoni Nasution menyebut, surat penangkapan itu janggal.

"Terhadap surat penangkapan ini, sangat janggal dan aneh karena penangkapan dilakukan di ruangan penyidik. Kalau yang namanya penangkapan kan biasanya di luar daripada ruang penyidik," kata Pitra di Polda Metro Jaya, Selasa (14/5). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini