Erick Thohir Bantah Pidato Politik Jokowi Meniru Prabowo

Sabtu, 23 Februari 2019 16:32 Reporter : Merdeka
Erick Thohir Bantah Pidato Politik Jokowi Meniru Prabowo Debat kedua Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi akan menyampaikan pidato politik pada Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2). Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir menampik tudingan pidato politik Jokowi meniru capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Dia menegaskan bahwa pidato politik Jokowi besok berbeda dengan kubu penantang di Pilpres 2019.

"Enggak. Yang suka meniru bukan kita kok. Saya rasa ini, konvensi rakyat optimis Indonesia maju, saya rasa beda. Jadi ini buat rakyat semuanya. Dan program pemerintah jelas semua menuju ke rakyat, mulai KIS, KIP, dana desa, dan lain-lain," tegas Erick usai menjadi pembicara di acara seminar bertajuk 'Mengapa Harus Memilih' yang diselenggarakan Alumni Theresia Bersatu di Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).

Dia mengungkapkan poin-poin yang akan disampaikan Jokowi. Salah satunya rencana kerja Jokowi ke depan. Sehingga masyarakat bisa melihat rencana Jokowi jika kembali dipercaya menjadi Presiden periode ke dua. Erick memastikan, pidato politik yang akan disampaikan Jokowi besok berbeda dengan visi misi yang disampaikan saat debat capres. Dia juga tak menampik Jokowi akan menyampaikan program baru untuk pemerintahan periode berikutnya.

"Pasti akan menekankan mengenai data-data yang saya presentasikan tadi, mengenai SDM di mana kita lihat pertumbuhan kita bagus, hasilnya bagus, tapi masih ada kebutuhan yang penting untuk pembangunan SDM ke depan," tuturnya.

Dia juga mengklaim bahwa pemerintahan Jokowi saat ini telah berhasil menciptakan 10,4 juta lapangan pekerjaan di Indonesia. Jokowi, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah lapangan kerja di Indonesia untuk memperbaiki ekonomi rakyat.

"Yang menarik itu akan terus ditingkatkan, dipersiapkan. Jangan sampai nanti kita ribut-ribut 2019, tapi 2024 ke atas kita tidak siap atas perubahan yang terjadi di dunia," ucap Erick.

Reporter: Nafiysul Qodar [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini