Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat pasangan Cagub & Cawagub Sulsel tak hadiri deklarasi tolak politik uang

Empat pasangan Cagub & Cawagub Sulsel tak hadiri deklarasi tolak politik uang Penetapan nomor urut peserta Pilgub Sulsel. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bawaslu Sulawesi Selatan menggelar deklarasi tolak politik uang dan politisasi SARA di Pilgub Sulsel di Hotel Clarion, Makassar, Rabu siang, (14/2). Sayang, dalam deklarasi ini, seluruh cagub dan cawagub Sulsel malah tidak hadir.

Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi mengaku kecewa karena tak satu pun calon yang hadir. Padahal, acara ini dihadiri oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Umar Septono serta anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Prof Muhammad.

"Terus terang saya menyesalkan karena empat pasangan calon tidak hadir. Sesungguhnya yang menjadi target dari kegiatan ini adalah komitmen para paslon untuk ditularkan ke bawah. Tapi ini paslonnya yang justru tidak hadir," kata Laode Arumahi di lokasi.

Pilgub Sulsel diikuti empat pasang calon. Pertama Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman dengan partai pengusung PAN, PDI-P, dan PKS (20 kursi). Selanjutnya, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar yang diusung Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, PKPI (35 kursi). Kemudian Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar yang daftar melalui jalur perseorangan 501.046 dukungan). Terakhir Agus Arifin Nu'mang-Tanri Balilamo yang diusung Gerindra, PPP, PBB (19 kursi).

Karena tim dari paslon yang hadir, kata Laode Arumahi, maka mereka nantinya yang akan sampaikan soal deklarasi tolak politik uang dan politisasi SARA ini ke paslonnya. Dan kata ketua Bawaslu Sulsel ini, dirinya tidak yakin itu efektif. Berbeda kalau paslonnya sendiri yang hadir kemudian distribusikan informasinya kepada jajarannya.

deklarasi tolak politik uang dan politisasi sara

Deklarasi tolak politik uang dan politisasi SARA ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Kalau paslon yang hadir langsung di kegiatan deklarasi ini, ujarnya, kadarnya akan berbeda. Dan bisa saja masyarakat akan meragukan komitmen para paslon ini mengenai politik uang dan politisasi SARA.

"Ini adalah langkah awal untuk mengantisipasi politik uang dan politisasi SARA tapi ternyata komitmennya tidak bulat karena tidak hadirnya para paslon," pungkas Laode Arumahi dengan nada kecewa.

Kegiatan deklarasi ini diisi dengan pembacaan bersama janji untuk menjaga integritas Pilkada diakhiri dengan tandatangan bersama.

Sementara itu, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti juga menyiratkan kekecewaan dengan tidak hadirnya empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel dalam deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA untuk Pilkada 2018.

"Sebetulnya saya dan Kapolda Sulsel datang ke kegiatan ini untuk melihat para Paslon yang mendeklarasikan tolak politik uang dan politisasi SARA. Kita ingin melihat komitmen awalnya supaya semua merasa aman dalam Pilkada," kata Mayjen TNI Agus Surya Bakti.

Menurutnya, pasangan calon itu bisa memberikan perintah atau arahan kepada simpatisannya atau kelompoknya.

"Jadi (para Liaison Officer atau LO) tolong sampaikan ke paslon itu untuk beri pengarahan ke simpatisan atau kelompoknya karena sebenarnya mereka itu sebenarnya tergantung pemimpinnya dalam hal ini adalah paslon itu," kata Agus.

Dia mencontohkan, pada saat rapat pleno pengundian, pencabutan dan penetapan nomor urut, Selasa kemarin, tampak kebebasan dimaknai terlalu kebablasan. Menurutnya, boleh euforia, boleh gembira merayakan nomor urut yang diinginkan, tapi tidak perlu naik ke kursi, teriak-teriak karena itu bukan budaya kita.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Ini Daftar Caleg Dapil Banten Lolos Senayan, Ada Nama Dasco hingga Airin
Ini Daftar Caleg Dapil Banten Lolos Senayan, Ada Nama Dasco hingga Airin

Pengumuman hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres dan Pileg 2024, berdasarkan berita acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024.

Baca Selengkapnya
Berkas Dugaan Politik Uang Lengkap, Caleg Demokrat Diserahkan ke Kejari Makassar
Berkas Dugaan Politik Uang Lengkap, Caleg Demokrat Diserahkan ke Kejari Makassar

Berkas Dugaan Politik Uang Lengkap, Caleg Demokrat Diserahkan ke Kejari Makassar

Baca Selengkapnya
Dua Caleg di Semarang Ditindak Bawaslu, Diduga Lakukan Politik Uang sebelum Pencoblosan
Dua Caleg di Semarang Ditindak Bawaslu, Diduga Lakukan Politik Uang sebelum Pencoblosan

Bawaslu Kota Semarang memproses dua pelanggaran pemilu Caleg berupa money politic di Kecamatan Tembalang dan Kecamata

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Terbukti Bagi-Bagi Uang, Caleg Demokrat di Sulsel Divonis 5 Bulan Penjara dan Denda Rp5 Juta
Terbukti Bagi-Bagi Uang, Caleg Demokrat di Sulsel Divonis 5 Bulan Penjara dan Denda Rp5 Juta

Caleg bernama Syarifuddin Dg Punna itu divonis lima bulan penjara dan denda Rp5 juta oleh hakim Pengadilan Negeri Makassar.

Baca Selengkapnya
Dua Caleg Demokrat Dilaporkan Dugaan Politik Uang ke Bawaslu, Masuk Tahap Ajudikasi
Dua Caleg Demokrat Dilaporkan Dugaan Politik Uang ke Bawaslu, Masuk Tahap Ajudikasi

Dugaan pelanggaran pidana Pemilu saat ini telah masuk tahap ajudikasi atau sidang pemeriksaan seluruh pihak berperkara

Baca Selengkapnya
Buka-bukaan KPU Sulsel, Strategi Hadapi Gugatan PHPU NasDem dan PPP
Buka-bukaan KPU Sulsel, Strategi Hadapi Gugatan PHPU NasDem dan PPP

Selain dari partai politik (parpol), juga ada gugatan perseorangan dari caleg.

Baca Selengkapnya
Maju Pilgub Sulteng, Anwar Hafid Dinilai Sosok Rendah Hati dan Rajin Temui Masyarakat
Maju Pilgub Sulteng, Anwar Hafid Dinilai Sosok Rendah Hati dan Rajin Temui Masyarakat

Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid dinilai sebagai figur pemimpin yang dikenal rendah hati dan aktif turun ke masyarakat.

Baca Selengkapnya
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang Libatkan Caleg DPR di Jakbar saat Masa Tenang
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang Libatkan Caleg DPR di Jakbar saat Masa Tenang

Bawaslu menemukan dugaan politik uang atau serangan fajar yang dilakukan oleh salah seorang Caleg DPR RI di Jakbar.

Baca Selengkapnya
Gugatan Perdata Rp700 M Eks Stafsus Gubernur Sulsel terhadap 2 Media dan Jurnalis Ditolak Hakim
Gugatan Perdata Rp700 M Eks Stafsus Gubernur Sulsel terhadap 2 Media dan Jurnalis Ditolak Hakim

Gugatan perdata lima eks staf khusus Gubernur Sulawesi Selatan terhadap dua media dan jurnalis di Makassar sebesar Rp700 miliar ditolak hakim PN Makassar.

Baca Selengkapnya