Dipecat Gerindra Sehari Sebelum Dilantik, Caleg DPRD Sulsel Mengadu ke Prabowo

Senin, 28 Oktober 2019 19:10 Reporter : Hari Ariyanti
Dipecat Gerindra Sehari Sebelum Dilantik, Caleg DPRD Sulsel Mengadu ke Prabowo Caleg Terpilih Gerindra Dipecat Sehari Sebelum Pelantikan. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Selatan terpilih, Misriyani Ilyas dipecat partainya sehari sebelum pelantikan. Misriyani adalah caleg terpilih Partai Gerindra DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari dapil Sulawesi Selatan 2. Saat Pemilu serentak April lalu, Misriyani mengantongi sekitar
10.057 suara.

Sembari berurai air mata, Misriyani menceritakan pemecatannya saat hadir di acara diskusi bertajuk "Menjaga Kemurnian Suara Pemilih: Konsisten Menegakkan Sistem Pemilu" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Misriyani tak menyangka pemecatan dirinya. Dia menuding ada oknum yang bermain. Saat ini dia tengah berupaya berkomunikasi dengan DPP Partai Gerindra agar mencabut surat pemecatannya.

"Satu hari sebelum pelantikan itulah saya baru dapat kabar, dapat fotokopian surat bahwa saya diberhentikan dan sudah ada calon penggantinya," ujarnya ditemui usai diskusi.

Pelantikan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019-2024 dilaksanakan pada 24 September lalu. Sementara Misriyani menerima surat pemecatan pada tanggal 23 September malam. Surat pemecatan itu tertanggal bulan Agustus namun dia baru mendapat kabar pada 23 September.

Padahal sebelumnya dia telah memegang SK penetapan caleg terpilih dari KPU sejak 13 Agustus dan namanya telah dikirim ke Kementerian Dalam Negeri. Misriyani pun telah mendapat undangan dari DPRD Sulawesi Selatan untuk mengikuti gladi bersih pelantikan dan hadir untuk mengikuti gladi pada 22 September.

"Itu pun bukan saya terima resmi hanya saya dapatkan fotokopiannya dari DPD Gerindra Sulsel," ujarnya.

Dia pun langsung mengonfirmasi Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan dan yang bersangkutan mengaku tak tahu dengan pemecatan tersebut.

"Karena proses pemberhentianmu itu tidak pernah saya ketahui, tidak pernah ada klarifikasi dan tidak pernah ada telepon dari pihak DPP," ujarnya menirukan jawaban Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan.

Tak puas dengan jawaban Ketua DPD, Misriyani kemudian bersurat ke DPP Partai Gerindra. Dia pun mendatangi langsung kantor DPP Partai Gerindra namun belum mendapatkan penjelasan sampai saat ini.

"Saya sudah bersurat resmi bahkan sudah satu bulan ini, dua kali sudah ke pihak sekretariat mempertanyakan tetapi tidak ada kabar juga. Katanya tidak ada informasi tentang itu jadi saya mau gimana ya," kata dia.

Minta Atensi Prabowo Subianto

Atas persoalan yang tengah dihadapinya, Misriyani meminta atensi dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dia meminta agar Prabowo memperhatikan kadernya di daerah. Dia mengatakan KPU Sulawesi Selatan cukup kooperatif dan memberikan kesempatan agar persoalan ini diselesaikan secara internal.

"Saya tetap berharap karena saya masih mencintai Partai Gerindra. Saya berharap masih berada di Partai Gerindra. Kami sampaikan kepada DPP khususnya bapak Prabowo Subianto sebagai ketua umum kami, kami ini perempuan, pak. Suara perempuan Partai Gerindra cukup besar dan Partai Gerindra adalah partai yang sangat care terhadap perempuan," kata Misriyani.

"Jadi alangkah baiknya partai tetap mendukung kami. Jangan biarkan kami 10 ribu rakyat yang telah memilih saya yang ingin dekat dengan Partai Gerindra yang mana mereka memilih saya, keluarga besar saya karena mereka mencintai Bapak Prabowo Subianto. Itulah harapan dari dapil saya. Supaya saya bisa bekerja mengabdi melalui Partai Gerindra di parlemen," lanjutnya. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini