Di Posko Cemara, Ma'ruf Amin bicara soal harga sembako hingga merosotnya rupiah

Sabtu, 1 September 2018 17:02 Reporter : Hari Ariyanti
Di Posko Cemara, Ma'ruf Amin bicara soal harga sembako hingga merosotnya rupiah Maruf Amin di Posko Cemara. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Bakal cawapres KH Ma'ruf Amin mendatangi Posko Cemara atau posko pemenangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf. Dalam kesempatan itu, dia bertemu sembilan sekjen parpol pengusung dan para relawan. Ma'ruf juga bertemu juru bicara pasangan Jokowi-Ma'ruf, Deddy Mizwar.

Ma'ruf mengatakan, dirinya mendengarkan laporan-laporan untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan koalisi dan persiapan menyongsong kampanye. Ketum MUI nonaktif itu juga menyampaikan rasa syukurnya telah dipilih Jokowi sebagai cawapres.

"Saya bertekad untuk membantu Pak Jokowi meletakkan dasar pijakan, landasan, runway sampai dengan 2024, supaya 2024 Indonesia tinggal landas untuk membangun kesejahteraan," jelasnya di Jalan Cemara Nomor 19, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9).

Indonesia yang lepas landas menurut Ma'ruf adalah Indonesia yang sejahtera dari sisi ekonomi dan tak ada konflik-konflik ideologi. Ini menjadi pijakan untuk menyongsong arus baru ekonomi Indonesia.

"Sehingga tak ada lagi disparitas-disparitas antara pusat dan daerah, antara kelompok yang kuat dan yang lemah. Bahkan juga disparitas antara produk-produk lokal dan produk-produk global. Sehingga ekonomi kita tinggal landas pada 2024, pada saat adanya regenerasi kepemimpinan nasional nanti oleh kelompok pemimpin muda milenial," paparnya.

Tingginya harga sembako yang kerap digaungkan kubu Prabowo-Sandi juga ditanggapi Ma'ruf. Ia mengatakan mahalnya harga sembako itu relatif. Pihaknya ingin menyiapkan landasan baru perekonomian Indonesia untuk menghapus neo liberal yang menguntungkan konglomerat.

"Justru yang ingin kita siapkan kan landasan ekonomi yang kuat daripada arus baru, daripada sistem lama yang neo liberal yang lebih mementingkan pembangunan konglomerasi dan menggunakan triple down effect supaya menetes ke bawah tapi ternyata tak menetes dan kita ingin sesuai sila kelima Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," paparnya.

Mengenai nilai tukar rupiah yang merosot atas dolar yang hampir mencapai Rp 15 ribu, Ma'ruf mengatakan dampak kenaikan nilai tukar dolar Amerika dipengaruhi berbagai faktor. Ada juga pengaruh global dalam hal ini. Menurutnya pemerintah pun telah berupaya mengatasi hal tersebut. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini