Demokrat Bandung rekomendasikan Yossi Irianto jadi calon wali kota

Jumat, 3 November 2017 15:52 Reporter : Dian Rosadi
Demokrat Bandung rekomendasikan Yossi Irianto jadi calon wali kota Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung Erwan Setiawan. ©2017 merdeka.com/dian rosadi

Merdeka.com - DPC Partai Demokrat Kota Bandung resmi merekomendasikan Yossi Irianto untuk maju sebagai calon wali kota yang akan diusung di Pilwalkot Bandung 2018 mendatang. Pencalonan Yossi sebagai calon wali kota tinggal menunggu persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung Erwan Setiawan mengatakan, pihaknya merekomendasikan Yossi berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap para peserta konvensi Partai Demokrat. Yossi unggul dibandingkan tiga peserta konvensi lain yakni Chairul Y Hidayat, Fiki Satari dan Tomtom Dabbul Qomar baik dari tingkat elektabilitas maupun popularitas.

"Dari hasil survei yang dilakukan dua lembaga survei, Pak Yossi menempati peringkat pertama," ujar Erwan kepada wartawan di gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Jumat (3/11)

Erwan, menjelaskan pihaknya melakukan survei sebanyak dua kali. Survei pertama dilakukan pada awal Agustus oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI). Dari hasil survei tersebut diketahui tingkat popularitas dan elektabilitas para peserta konvensi.

Dalam survei yang digelar LSI, Yossi Irianto memiliki tingkat popularitas paling tinggi sebesar 32,1 persen. Kemudian disusul Chaerul Yakin Hidayat sebesar 13,2 persen, Fiki Satari 12,2 persen dan Tomtom Dabul Qomar 9 persen. Untuk tingkat elektabilitas di posisi puncak juga ditempati Yossi Irianto sebesar 17, 3 persen. Di posisi kedua Chaerul Yakin Hidayat sebesar

10 persen, kemudian Fiki Satari 7,4 persen dan Tomtom Dabul Qomar 5,9 persen.

Erwan mengatakan, pihaknya kemudian melakukan survei kedua pada awal Oktober. Dari survei yang dilakukan oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI) tersebut Yossi tetap menempati posisi pertama baik untuk tingkat elektabilitas maupun popularitas. Untuk popularitas Yossi Irianto mendapat 51,1 persen. Kemudian disusul Chairul Yakin Hidayat 32,3 persen, Fiki Satari 19, 8 persen dan Tomtom Dabul Qomar 16, 1 persen. Adapun untuk tingkat elektabilitas Yossi Irianto sebesar 28 persen. Kemudian disusul Chairul Yakin Hidayat 13, 4 persen, Fiki Satari 6, 8 persen dan Tomtom Dabul Qomar sebesar

3, 6 persen.

"Dari hasil survei itu, DPC mengambil keputusan untuk mengusung Pa Yossi kepada DPD dan DPP. DPC Merekomendasikan Pa Yossi sebagai calon wali kota Bandung, karena dari dua lembaga survei menempati peringkat pertama. DPD sudah setuju, tinggal menunggu hasil dari DPP," katanya.

Disinggung kapan keluarnya surat rekomendasi dari DPP, Erwan mengaku belum tahu. Namun perkiraan surat rekomendasi ditargetkan akan keluar antara Minggu ke 2 dan ke 3 bulan November.

"Mudah mudahan bisa segera keluar Jadi Desember bisa mulai penjajakan koalisi karena Januari kan sudah pendaftaran. Jadi ada waktu 1 bulan diberikan waktu untuk koalisi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Partai Demokrat Kota Bandung Aan Andi Purnama menambahkan bahwa survei ini merupakan tahapan terakhir dari penjaringan yang dilakukan lewat konvensi.

"Setelah melakukan tahapan launching peserta konvensi beberapa bulan lalu kita tahapan berikutnya mempersilakan peserta melakukan sosialisasi secara personal dan diakhiri dengan melakukan beberapa survei. Survei ini kita lakukan untuk melihat sejauh mana tingkat pengenalan masyarakat terhadap 4 peserta konvensi. Hasilnya kita laporkan kepada DPD dan DPP," pungkasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pilwalkot Bandung
  3. Bandung
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini