Demiz-Dedi kalah di Pilgub Jabar, Golkar tetap dukung Jokowi di Pilpres

Rabu, 27 Juni 2018 18:08 Reporter : Yunita Amalia
Demiz-Dedi kalah di Pilgub Jabar, Golkar tetap dukung Jokowi di Pilpres Airlangga Hartarto. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tidak ambil pusing atas kekalahan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, berdasarkan hasil sementara hitung cepat. Menurutnya, kekalahan pasangan duo Dedy itu tidak akan berpengaruh terhadap sikap Golkar mendukung Joko Widodo sebagai calon Presiden.

Dari seluruh daerah yang menggelar Pilkada, Airlangga mengatakan kekalahan pasangan calon yang diusung Golkar bisa dihitung jari. Sehingga pasangan calon Kepala Daerah yang diusung Golkar mendominasi kemenangan meski dari hasil hitungan sementara.

"Ini kan cuma satu Provinsi. Itu (pasangan calon kepala daerah) kan kami lihat kader-kader Golkar tidak mendominasi. Bagi partai Golkar sudah final (mendukung Joko Widodo sebagai Presiden)," ujar Airlangga usai menonton hasil sementara di kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (26/7).

Dia menambahkan, Pilkada ini justru menjadi pemanasan bagi partai berlambang pohon Beringin dalam kontestasi Pemilu tahun depan.

"Bisa dikatakan partai Golkar adalah test event menuju kejuaraan di bulan April tahun depan," tandasnya.

Diketahui pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi kalah tipis dari pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum, versi hitung cepat lemabaga SMRC. Pasangan duo Dedy itu didukung oleh partai Golkar dan Demokrat. Gabungan kursi Golkar dan Demokrat sebanyak 29 kursi.

Selain di Jabar, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahar Mudzakkar juga menelan kekalahan sementara dari pasangan calon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman.

Dalam keikutsertaan Pilgub Sulawesi Selatan, Nurdin Halid-Aziz Qahhar diketahui didukung Golkar, NasDem, Hanura, PKPI, PKB, dan PPP. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini