Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Debat Cagub DKI jualan ide dan gagasan, bukan isu SARA'

'Debat Cagub DKI jualan ide dan gagasan, bukan isu SARA' Ray Rangkuti. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Debat kandidat dalam pemilihan kepala daerah merupakan rangkaian proses dari kampanye politik. Acara yang diselenggarakan KPU di tiap wilayah penyelenggara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan para kandidat peserta pilkada bersama dengan visi misi dan program kerja.

Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti berpendapat, debat kandidat Pilgub DKI menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Pasalnya selama masa kampanye, isu yang diangkat bukanlah visi misi dan program kerja masing-masing kandidat.

"Dua bulan kampanye tatap muka lebih banyak diisi oleh isu yang SARA ketimbang soal visi misi. Kalau enggak ada pilkada ini bisa disebut tanpa isi tidak ada yang ditawarkan," kata Ray saat ditemui di KPU DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (12/1).

Sehingga, tegas dia, momen debat dan dialog bersama masing-masing pasangan calon tentang gagasan dan program sangat penting. Sebab dengan adaanya debat ini mengembalikan kembali makna dan tujuan kampanye sebagai ajang 'jualan' ide dan gagasan.

"Debat ini menjadi titik dikembalikannya arah dan tujuan pilkada yakni setiap orang menjual gagasannya agar dipilih oleh masyarakat," tegasnya.

Ray melanjutkan, momen debat juga bisa meredam isu SARA. Sebab isu SARA yang ada saat ini juga telah bergeser dari substansial perkara penistaan agama.

"Isu SARA juga tidak memperdebatkan hal yang substansial tapi lebih banyak umbaran nafsu dan kebencian. Kalau itu SARA akan lebih menonjolkan tafsiran terhadap ayat semacam itu," terang Ray. (mdk/msh)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP