Cerita Amien Rais menolak hingga akhirnya mau didorong jadi Capres
Merdeka.com - Koalisi Umat Madani (KUM) mendeklarasikan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai calon presiden 2019. Ketua KUM Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid mengaku sudah mendapatkan restu langsung dari tokoh reformasi itu.
Mantan Mendagri era 1999 itu menuturkan, Amien mulanya menolak untuk menjadi capres 2019. Lalu, mereka mencoba membujuk Amien. Pertemuan itu dilaksanakan sekembalinya Amien dari ibadah umroh sekitar bulan lalu.
"Kemudian setelah beliau kembali dari Mekkah kami menghadap karena memang pak Amien Rais pada 212 dia menolak jadi presiden, terus kami bilang ini bukan soal bapak jadi presiden, soal keselamatan NKRI dari kehancuran yang sudah pasti bapak jangan menolak selamat kan NKRI selamatkan bangsa Indonesia," kata Syarwan di Restoran Al-Jazeera, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (30/6).
Petemuan itu berhasil meluluhkan hati Amien. Mantan ketua MPR itu kemudian menuliskan nama lima orang yang bertemu dengannya di Alquran. Meski Syarwan tidak mengungkap siapa 4 orang selain dirinya yang bertemu ketika itu.
"Beliau terharu kemudian nulis di Alquran, lima nama kami yang memperjuangkan itu yang mengusung beliau," imbuhnya.
Mereka kembali melakukan pertemuan dengan Amien dalam beberapa kesempatan. Akhirnya, Amien menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai capres.
"Sampai dalam pertemuan yang beberapa kali beliau bersedia 'Insya Allah bersedia, Insya Allah saya akan berjuang sampai titik darah penghabisan. Itu komitmen beliau," kata Syarwan.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya