Cak Imin: Siapa yang nawarin Mahfud MD jadi ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf?

Senin, 20 Agustus 2018 15:13 Reporter : Sania Mashabi
Cak Imin: Siapa yang nawarin Mahfud MD jadi ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf? Cak Imin saat jadi jurkam kampanye akbar Gus Ipul-Puti di Madiun. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengomentari kabar Anggota Dewan Pengarah badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD yang menolak menjadi ketua tim pemenangan bakal calon presiden dan wakil presiden Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin. Dia bahkan mengaku tidak pernah mengetahui siapa pihak yang pernah menawarkan Mahfud.

"Saya tidak tahu, siapa yang nawarin Pak Mahfud dan apakah sudah menolak atau menerima saya belum tahu. Siapa yang nawarin juga?," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/8).

Cak Imin juga tidak mempermasalahkan jika Mahfud menjadi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Namun, kata dia, koalisi Jokowi tetap berharap mantan Ketua MK itu mendukung Jokowi.

"Engga masalah, tahun lalu 2014 juga ada. Tapi ya artinya kalau mau jadi bagian dari Pak Jokowi bagus, itu yang kita harapkan," ungkapnya.

Diketahui, Mahfud MD angkat suara terkait pertemuan dengan Sudirman Said. Menurut Mahfud, pertemuan tersebut sangat biasa dan sudah sering terjadi, meski kini Sudirman berada di kubu Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

"Gini, Sudirman itu teman saya, saya sering berdiskusi tanpa pemihakan politik dengan siapa pun," kata Mahfud usai menjadi tamu PSI di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta, Senin (20/8).

Mahfud menegaskan tidak ada cikal pertemuan Sudirman untuk menawarkan dirinya bergabung ke Tim Sukses Koalisi Prabowo-Sandiaga. Menurut dia, tugasnya di Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), adalah menjadi seorang pejabat negara yang netral dan tak berpihak kemana pun.

"Tidak ada tawaran, karena saya berada di BPIP. BPIP ditugaskan presiden untuk menata ideologi, tentu termasuk bagaimana netralitas penyelenggara negara," ujarnya. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini