Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cak Imin: Kalau Prabowo Ingin Menang Pilpres, Ya Sama Saya

Cak Imin: Kalau Prabowo Ingin Menang Pilpres, Ya Sama Saya Prabowo dan Cak Imin deklarasikan koalisi Gerindra-PKB. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Wakil Dewan Pembina Gerindra Desmond J Mahesa lebih memilih Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini terlihat senang dengar pernyataan tersebut. Cak Imin bilang, kalau memang Prabowo ingin menang Pilpres 2024 harus bersama dirinya.

"Ya kalau mau menang ya sama saya gitu kan," ujar Cak Imin ditemui saat peluncuran bukunya di Senayan Park, Jakarta, Rabu (7/9).

Menurut Cak Imin, PKB memegang kunci di Pilpres 2024. Suaranya yang cukup besar bisa menjadi penentu.

"Ya saya tidak detail jumlahnya ya tapi kira-kira semua pengamat itu bilang PKB itu kunci gitu," ujar wakil ketua DPR RI ini.

Hanya saja saat ini posisi Cak Imin dan Prabowo di koalisi Gerindra-PKB sama-sama calon presiden. Keputusan Cak Imin nyapres merupakan keputusan Muktamar. Bila nanti dipasangkan dengan Prabowo sebagai calon wakil presiden maka harus digelar forum internal kembali.

"Jadi keputusan saya nyapres ini kan keputusan Muktamar ya. Keputusan Muktamar harus jadi capres nanti kalau ada perubahan menjadi cawapres ya saya harus Muktamar lagi mengundang seluruh cabang dan DPW untuk mendiskusikan," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Desmond J Mahesa menuturkan, pihaknya mempertimbangkan bila Ketua DPP PDIP Puan Maharani mau menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Namun, perlu dicatat Gerindra telah berkoalisi dengan PKB. Sehingga perlu dibahas bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Konfigurasi kita pertimbangkan, kalau Puan mau jadi wakil. Tapi harus dibicarakan dulu dengan Pak Muhaimin, mau enggak pak Muhaimin mengalah?" ujar Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).

Gerindra tidak ingin meninggalkan PKB yang sudah lebih dulu bersama-sama membangun koalisi. Menurutnya, bila Cak Imin tidak memberikan izin kepada Puan dan PDIP, Desmond lebih setuju memasangkan Prabowo dengan Cak Imin.

"Masa Muhaimin yang sudah teman bagus, tiba-tiba Puan datang geser Muhaimin, kalau Muhaimin mau boleh lah, kalau enggak, saya lebih setuju sama Muhaimin daripada Puan ya," ujarnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP