Berada di Surabaya, Ipong mengaku siap dampingi Gus Ipul
Merdeka.com - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas telah memutuskan mengembalikan mandat sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Timur dari Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Nama Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni santer disebut-sebut bakal mendampingi Gus Ipul.
"Terhadap berbagai isu yang santer atas diri saya, saya menanggapinya, ya senang ya, bagaimanapun juga namanya kita disebut-sebut berarti ada penghargaan dan perhatian terhadap saya," kata Ipong di Surabaya, Minggu (7/12).
Meski begitu, Ipong mengaku tidak ingin gegabah dan lebih memilih menunggu. Hingga saat ini, aku Ipong, belum ada pembahasan formal soal terpilihnya dia sebagai pengganti Anas mendampingi Gus Ipul.
"Saya pada posisi menungu saja, ya menunggu bagaimana proses ini bisa berjalan lebih lanjut," sambungnya.
Ipong menandaskan, jika nantinya benar terpilih sebagai pengganti Anas, dia sudah sangat siap. "Begini, saya ini orang yang hidup di dunia politik, hidup di dalam dunia pemerintahan, kenegaraan, sekarang saya jadi bupati Ponorogo, saya rasa sejak saat itu, saya sudah 'mewakafkan' diri saya pada masyarakat, baik masyarakat Jawa Timur, masyarakat Ponorogo, masyarakat Indonesia."
"Ya namanya orang yang sudah 'mewakafkan' dirinya pada masyarakat, ya kalau memang pada saatnya diminta menduduki posisi yang lebih tinggi dari yang saya duduki sekarang, dan itu dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, ya saya sih oke-oke saja, bersedia saja," sambungnya tegas.
Seperti diketahui, sebelum menjadi kader Partai Gerindra, Ipong pernah tercatat sebagai kader PKB dan PDIP. Kemudian dia disebut-sebut telah berganti baju dari Gerindra ke NasDem, yang telah resmi memberikan rekomendasinya ke pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.
Terkait beredarnya kabar kalau dia sudah berganti baju NasDem, Ipong membantah. "Saya masih Gerindra, tapi sebagai anggota biasa," katanya mengklarifikasi.
Terkait santernya nama Ipong di arena Pilgub Jawa Timur 2018, alumnus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kelahiran Lamongan, 29 April 1967 ini, memang sudah terdengar saat Khofifah masih mencari bakal calon pendamping.
Ketika itu Partai NasDem sempat mengusulkan nama salah satu tokoh di wilayah Mataraman itu ke Khofifah. Nama suami Sri Wahyuni ini bersaing ketat dengan Emil dan Hasan Aminuddin yang juga kader NasDem.
"Yang pasti, pak Ipong itu adalah santri multitalenta. Selain itu beliau adalah pengusaha sukses serta pekerja keras," kata Ketua DPP NasDem, Efendy Choiri kala itu.
Sayang, sebelum mimpi NasDem terwujud, Khofifah yang masih menjabat Menteri Sosial juga Ketua Umum PP Muslimat NU memutuskan memilih suami artis Arumi Bachsin. Selain itu, SK rekomendasi Partai Demokrat juga lebih dulu diberikan. Meski begitu, NasDem tetap konsisten menyerahkan rekomendasinya ke Khofifah-Emil.
Selanjutnya, jelang pendaftaran peserta Pilgub Jawa Timur ke Komisi pemilihan Umum (KPU), Anas memutuskan mundur sebagai bakal Cawagub. Nama Ipong-pun kembali ramai diperbincangan sebagai sosok pengganti.
PDIP yang merupakan salah satu partai pengusung Gus Ipul-Anas, hingga saat ini belum menentukan siapa bakal calon pengganti Anas.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya