Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi menegaskan, hubungannya dengan Istana tak ada masalah.
Hal itu merespons soal surat pengunduran dirinya sebagai Kepala PCO. Dia menyebut, surat yang dia kirimkan ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bukan sebuah kemarahan kepada Istana.
"Hubungan tidak ada masalah (dengan Istana). Jadi menurut saya gini teman-teman, kemarin itu ada hal-hal yang mungkin memang tidak bisa saya atasi sama sekali. Dan ini bukan kemarahan, bukan ngambek, bukan hard feeling itu enggak," kata Hasan Nasbi, di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (6/5).
Alasan Sempat Ajukan Pengunduran Diri
Hasan Nasbi menjelaskan, alasan dirinya sempat mengundurkan diri karena ada beberapa hal yang tak bisa dia atasi.
"Jadi kita kan memang harus tahu aja batas kita sampai di mana untuk melakukan ini. Tapi dari Bapak Mensesneg dan Bapak Seskab kemudian menyatakan bahwa hal-hal yang kemarin kemudian tidak bisa diatasi, beliau berdua akan bantu mengatasinya," ujar dia.
Namun, Hasan Nasbi tak menjelaskan secara detail hal-hal yang tak bisa diatasi tersebut. Dia menegaskan, akan lebih baik dalam mengemban amanah sebagai Kepala PCO.
"Yang jelas ke depan tentu akan lebih baik lagi. Enggak usah dijabarkanlah. Insya Allah ke depannya akan jauh lebih baik lagi," imbuh Hasan.
Loyal pada Prabowo
Hasan Nasbi kini batal mundur dari jabatannya. Dia kembali menerima penugasan sebagai Kepala PCO. Hasan mengatakan dirinya loyal dengan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kan loyal sama Presiden. Jadi tahu diri itu bukan sesuatu yang bertentangan dengan loyalitas kan," kata Hasan.
Untuk itu, dia kembali memimpin PCO sebagaimana perintah Presiden Prabowo. Pasalnya, dia merupakan anggota kabinet Merah Putih sehingga harus patuh dengan arahan atau perintah Prabowo.
"Tapi begitu diperintahkan untuk melanjutkan ya sudah kita sebagai bawahan beliau, sebagai anak bawahan beliau ya patuh untuk melanjutkannya," ujarnya.
Advertisement