Arcandra Tahar, Menteri Tercepat Menjabat Era Jokowi

Kamis, 10 Oktober 2019 06:30 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Arcandra Tahar, Menteri Tercepat Menjabat Era Jokowi Arcandra Tahar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Dalam sejarah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ada satu menteri yang hanya menjabat kurang dari satu bulan. Menteri itu adalah Arcandra Tahar.

Arcandra sempat ditunjuk sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Sudirman Said. Namun ada polemik terkait kewarganegaraan Arcandra Tahar yang membuatnya dicopot. Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Hanya 20 Hari

Arcandra Tahar merupakan satu-satunya menteri yang bertugas hanya 20 hari. Karena setelah itu dia dicopot oleh Presiden Jokowi. Keputusan Jokowi memberhentikan Archandra menyusul polemik dwi kewarganegaraan, Amerika Serikat dan Indonesia.

Arcandra masuk lingkaran Kabinet Kerja jilid II pada 27 Juli 2016 menggantikan Sudirman Said. Mensesneg Pratikno menyebut alasan Presiden Jokowi memilih Arcandra karena ahli di bidangnya.

2 dari 4 halaman

Kebijakan yang Dikeluarkan

Meski hanya menjabat selama 20 hari, Arcandra Tahar telah mengeluarkan kebijakan strategis. Kebijakan tersebut adalah memperpanjang kembali izin ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia hingga 11 Januari 2017.

Arcandra mengabulkan volume ekspor 1,4 juta ton dan akan memberikan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 10 Agustus 2016.

3 dari 4 halaman

Ditunjuk Sebagai Wakil Menteri

Presiden Jokowi mencopot Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM karena memiliki dwi kewarganegaraan. Usai Arcandra dicopot, kursi Menteri ESDM diisi oleh Ignasius Jonan.

Setelah status kewarganegaraan Arcandra menjadi WNI, pada 14 Oktober Jokowi memutuskan untuk memasukkan kembali Arcandra dalam Kabinet Kerja. Namun bukan sebagai menteri tapi wakil menteri ESDM mendampingi Ignasius Jonan yang sempat di-reshuffle dari Menteri Perhubungan.

4 dari 4 halaman

Penghemat Proyek ESDM

Kala itu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan sempat memuji kinerja Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar meski baru 20 hari bekerja. Menurutnya, Arcandra sukses melakukan penghematan di sejumlah proyek ESDM.

"Penghematan yang dilakukan beliau adalah yang selama ini gagal kita lakukan. Untuk kasus Masela, misalnya, hitungan beliau berhasil menurunkan biaya dari angka USD 20 miliar menjadi USD 15 miliar. Ini penghematan yang luar biasa besar. Penghematan biaya pengembangan IDD laut dalam Makassar juga akan kita teruskan. Mahakam juga akan kita teruskan," ucap Menko Luhut.

Menko Luhut mengatakan bahwa mantan Menteri Arcandra mempunyai kelebihan yang tidak diketahui masyarakat umum. [dan]

Baca juga:
BPH Migas Cabut Pembatasan Solar Subsidi, Ini Tanggapan Pertamina
Stok Solar Subsidi Diprediksi Habis November, Apa Solusi Pemerintah?
Wamen Arcandra Sebut Ada Celah Turunkan Harga Gas Bumi
Wamen Arcandra Bilang Tak Semua Pelanggan Dapat Harga Gas Mahal, ini Alasannya
Menteri ESDM dan Komisi VII DPR Rapat Bahas Asumsi Makro RAPBN 2020
ESDM Menangkan Pertamina Cs dalam Lelang Blok Migas Tahap 2

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini