Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anwar Usman Masih Jadi Hakim, Timnas AMIN Sarankan Mundur Demi Jaga Marwah MK

Anwar Usman Masih Jadi Hakim, Timnas AMIN Sarankan Mundur Demi Jaga Marwah MK<br>

Anwar Usman Masih Jadi Hakim, Timnas AMIN Sarankan Mundur Demi Jaga Marwah MK

Anwar Usman sebelumnya dicopot sebagai Ketua MK setelah melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim terkait putusan batas usia capres dan cawapres.

Hakim Konstitusi Suhartoyo terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Anwar Usman.

Anwar Usman sebelumnya dicopot sebagai Ketua MK setelah melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim terkait putusan batas usia capres dan cawapres.

Hukuman Anwar Usman itu diputuskan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) dalam sidang digelar di gedung MK, Jakarta, Selasa (7/11) kemarin. Kendati dicopot sebagai ketua MK, Anwar Usman tetap menjadi anggota hakim MK.

Meski Anwar Usman masih menjabat hakim MK, Koalisi Perubahan yang Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tak takut nantinya memiliki kepentingan politik.

"Apakah Tim Anies ada ketakutan Anwar Usman masih di MK ada kepentingan politik? Kalau takut enggak," kata Juru Bicara Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin, Andi Sinulingga di kantor Populi Center, Jakarta, Kamis (9/11).

Meski Anwar Usman masih menjabat hakim MK, Koalisi Perubahan yang Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tak takut nantinya memiliki kepentingan politik.<br>

Andi mengatakan, kekhawatiran itu tidak berdasar. Sebab Anwar Usman tidak punya kewenangan seperti ikut persidangan dari putusan MKMK tersebut.

"Dia sebagai hakim MK tinggal jabatan saja sebenarnya. Bahkan pemilihan ketua dia enggak boleh ikut. Jadi kekhawatiran terhadap dia enggak," ujar Andi.

Andi mengatakan, kekhawatiran itu tidak berdasar. Sebab Anwar Usman tidak punya kewenangan seperti ikut persidangan dari putusan MKMK tersebut.<br>

Kekhawatiran tersebut justru disebut Andi muncul terhadap lembaga negara tersebut. Karena, Anwar Usman sudah tidak lagi memiliki jabatan.

"Kalau Pak Anwar-kan dia bisa ada di situ, bisa tidak ada. Dan lebih bagus dia tidak ada di situ. Karena apa? Karena (Anwar Usman) tidak ada fungsi lagi. Masa beban negara menjadi biaya negara dia kan," kata Andi.

Oleh karena itu Andi menyarankan Anwar Usman untuk mengundurkan diri sehingga tidak ada sentimen terhadap MK.

"Yang mau kita jaga adalah supaya lembaga negara ini tetap kepercayaan publik tinggi. Karena kalau kepercayaan publik tidak tinggi, apapun yang nanti diputusakan MK itu tidak legitimate," ujar dia.

Terkait dengan putusan batas usia capres dan cawapres yang pernah diambil Anwar Usman disebut Andi turut bermasalah. Hal ini berdasarkan Anwar Usman yang diberikan sanksi pelanggaran kode etik.

Sehingga Andi mempertanyakan terkait dengan pencalonan Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto.

"Kalau ditanya saya, memang agak bermasalah. Kan banyak orang menyampaikan begitu. Berarti secara politik pencalonan Mas Gibran secara politik dan etik ini agak masalah? Akan menjadi beban, dan akan dipertanyakan publik terus," kata Andi.

Dugaan Anwar Usman dkk Langgar Etik, Giliran Hakim Wahiduddin, Daniel dan Guntur Diperiksa MKMK Hari Ini
Dugaan Anwar Usman dkk Langgar Etik, Giliran Hakim Wahiduddin, Daniel dan Guntur Diperiksa MKMK Hari Ini

Ketiga hakim konstitusi itu diperiksa MKMK sebagai saksi laporan dugaan pelanggaran etik Anwar Usman dkk terkait putusan syarat capres dan cawapres.

Baca Selengkapnya
NasDem Gandeng PKB Usung Anies-Cak Imin, Ganjar Tidak Khawatir PPP Keluar Koalisi
NasDem Gandeng PKB Usung Anies-Cak Imin, Ganjar Tidak Khawatir PPP Keluar Koalisi

Ganjar mengaku, selalu menghormati seluruh keputusan masing-masing partai politik.

Baca Selengkapnya
Anwar Usman Dihukum Etik Berat, Gibran Tetap Sah Jadi Cawapres
Anwar Usman Dihukum Etik Berat, Gibran Tetap Sah Jadi Cawapres

Mahkamah Kehormatan MK (MKMK) memutuskan Anwar Usman melanggar kode etik berat. Dia dicopot dari jabatannya sebagai ketua MK.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Anak Purnawirawan TNI Ini Rela Cuti dari Kursi Ketum Kadin Demi Dukung Ganjar - Mahfud MD
Anak Purnawirawan TNI Ini Rela Cuti dari Kursi Ketum Kadin Demi Dukung Ganjar - Mahfud MD

Darah militer ini yang membentuk Arsjad menjadi pribadi yang kuat.

Baca Selengkapnya
Mahfud Jawab Tudingan Anwar soal Konflik Kepentingan saat Jabat Ketua MK
Mahfud Jawab Tudingan Anwar soal Konflik Kepentingan saat Jabat Ketua MK

Hakim Anwar Usman dipecat dari jabatannya usai terbukti melakukan pelanggaran etik berat.

Baca Selengkapnya
Moeldoko Ogah Tanggapi Desakan Anwar Usman Dipecat dari MK: Banyak Urusan Negara yang Lebih Penting
Moeldoko Ogah Tanggapi Desakan Anwar Usman Dipecat dari MK: Banyak Urusan Negara yang Lebih Penting

Moeldoko pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga suasana politik agar tetap damai, dengan tidak mencampuri urusan hukum.

Baca Selengkapnya
Anwar Usman Lantik Jimly Asshiddiqie, Wahiduddin Adams dan Bintan Saragih jadi Anggota MKMK
Anwar Usman Lantik Jimly Asshiddiqie, Wahiduddin Adams dan Bintan Saragih jadi Anggota MKMK

Pelantikan anggota MKMK itu untuk mengusut dugaan pelanggaran hakim konstitusi usai putusan gugatan usia calon presiden dan calon wakil presiden.

Baca Selengkapnya
Janggal Gugatan Anwar Usman ke PTUN
Janggal Gugatan Anwar Usman ke PTUN

Anwar Usman dicopot sebagai Ketua MK karena melanggar etik berat. Sebagai gantinya, Suhartono ditunjuk sebagai Ketua MK periode 2023-2028

Baca Selengkapnya