Jakarta, 21 Maret 2026 – Suasana haru dan antusiasme tinggi menyelimuti Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu ini. Sejumlah warga telah memadati area gerbang masuk Istana melalui Jalan Majapahit sejak siang hari, berbondong-bondong untuk mengikuti kegiatan open house dalam rangka halal bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Antrean panjang yang terlihat tidak menyurutkan semangat mereka, meskipun terik matahari dan udara panas menyengat.
Acara silaturahmi akbar ini menjadi momen yang dinanti-nantikan masyarakat untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Pihak Istana telah menyiapkan berbagai fasilitas dan pengaturan demi kelancaran serta kenyamanan para pengunjung. Mulai dari pembagian air mineral hingga penempatan petugas kesehatan, semua dilakukan untuk memastikan warga tetap terhidrasi dan aman selama menunggu giliran masuk.
Kegiatan open house ini direncanakan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB, dengan perkiraan kapasitas mencapai 5.000 orang. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya telah mengumumkan bahwa Istana Kepresidenan akan dibuka untuk umum, memberikan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersilaturahmi di hari yang fitri ini.
Advertisement
Advertisement
Antrean warga yang mengular di gerbang Istana Kepresidenan menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam open house Idul Fitri 1447 H. Meskipun cuaca cukup terik, semangat warga tidak luntur, menandakan kerinduan untuk bersilaturahmi dengan pemimpin negara. Petugas keamanan dan panitia terlihat sigap berjaga di berbagai titik lokasi, memastikan antrean tetap tertib dan teratur.
Untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan pengunjung, petugas membagikan air mineral secara gratis kepada warga yang mengantre. Selain itu, tim medis juga disiagakan untuk melakukan pengecekan dan penanganan cepat jika ada warga yang mengalami kelelahan atau pingsan. Langkah proaktif ini menunjukkan perhatian Istana terhadap kesejahteraan masyarakat yang hadir.
Akses khusus juga diberikan kepada warga penyandang disabilitas, yang diizinkan masuk lebih awal dan disediakan ruang tunggu yang nyaman. Pengaturan ini mencerminkan inklusivitas acara, memastikan semua lapisan masyarakat dapat merasakan kehangatan silaturahmi Idul Fitri di Istana. Pembagian pengunjung menjadi beberapa kloter, masing-masing berjumlah 400 orang, bertujuan untuk mengelola alur masuk agar lebih efisien dan tidak terjadi penumpukan. Warga yang telah masuk juga diberikan tanda pengenal yang dapat disimpan sebagai suvenir.
Advertisement
Advertisement
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa open house ini merupakan bagian dari tradisi halal bihalal yang diselenggarakan Istana Kepresidenan setiap Idul Fitri. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Presiden dan masyarakat luas.
Pihak Istana telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Selain pengaturan antrean dan akses khusus, tenda-tenda tambahan juga didirikan di area luar untuk mengakomodasi warga jika kapasitas di dalam Istana telah penuh. Hal ini memastikan bahwa semua yang datang dapat tertampung dengan baik.
Tak hanya itu, berbagai sajian makanan khas Lebaran, termasuk ketupat, turut disiapkan untuk dinikmati para tamu. Hiburan sederhana juga disediakan khusus untuk anak-anak, menambah keceriaan suasana Idul Fitri bagi keluarga yang datang. Semua persiapan ini menunjukkan komitmen Istana untuk memberikan pengalaman silaturahmi yang berkesan dan hangat bagi seluruh masyarakat yang hadir.
Advertisement
Sumber: AntaraNews