Airlangga sebut pendaftaran caketum Golkar tergantung rapimnas
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto mengatakan masih terbuka kesempatan bagi kader lain untuk maju sebagai ketua umum musyawarah nasional luar biasa (munaslub) pada 18 Desember 2019 besok. Keputusan untuk membuka lagi pendaftaran calon ketua umum tergantung usulan dari DPD tingkat I dan II saat Rapat Pimpinan Nasional.
"Jadi seluruh kesempatan atau ruang pasti terbuka. Tetapi tentu kita mendengarkan nanti pandangan pada saat sidang," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Minggu (17/12).
Jika ada kader yang berniat maju, Airlangga tak risau. Sebab, dia mengklaim telah mendapat dukungan secara tertulis dari 34 DPD I dan mayoritas DPD II untuk menjadi ketua umum Partai Golkar.
"Ya insya Allah sudah 34 dari 34 DPD tingkat I menyatakan dukungan dan sudah lebih dari 80 persen tingkat II menyatakan dukungan. Dan sekaligus memilih dan seluruhnya berproses sesuai AD/ART di mana diputuskan dalam rapat pleno masing-masing," ujarnya.
Terpisah, Plt Ketua Umum Partai Golkar Idrus menyakini, kader yang memahami peta dan realitas politik di internal Partai Golkar tidak akan maju sebagai ketua umum saat Munaslub digelar. Sebab, Airlangga telah dipilih sebagai ketua umum dalam rapat pleno (13/12) lalu.
"Meskipun dibuka dan pasti dibuka, tapi saya punya keyakinan bahwa org yg bisa baca realitas politik, orang yang bisa cara peta politik, orang yang bisa baca peta pemilih, saya punya keyakinan tidak akan maju," tegas Idrus.
Oleh karena itu, menurutnya, agenda munaslub hanya akan melakukan pengukuhan Airlangga sebagai ketua umum Partai Golkar definitif.
Setelahnya, peserta munaslub juga kemungkinan akan sepakat memberikan mandat kepada Airlangga untuk merevitalisasi kepengurusan.
"Sehingga dapat kita proyeksikan bahwa rapimnas besok akan mengukuhkan hasil pleno DPP Golkar pada tanggal 13 Desember yang lalu, yang telah tetapkan Airlangga jabatan lowong yakni Ketum," tandasnya.
Idrus menyarankan semua kader bahwa ruang pengabdian di Golkar tidak harus dengan menjadi ketua umum. Yang penting, kata Idrus, dalam kerangka ideologi setiap kader harus berjuang membesarkan partai tanpa memandang jabatan.
"Nah kalau mengabdi tidak harus jadi ketua umum, tidak harus jadi sekjen, apapun posisi kita yang penting pengabdian kita itu basisnya ideologi dan konsep dan peran di mana pun posisi enggak ada masalah," tukasnya.
Sebagai informasi, Rapimnas Partai Golkar akan digelar pada Senin (18/12) pukul 19.00 WIB. Kegiatan akan dilanjutkan dengan Munaslub pada pukul 19.00 WIB. Pembukaan Munaslub dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya