Ahok janji pecat PNS DKI yang terlibat politik praktis di Pilgub

Selasa, 4 Oktober 2016 15:57 Reporter : Fikri Faqih
Ahok janji pecat PNS DKI yang terlibat politik praktis di Pilgub Ahok dan PNS DKI pakai kemeja ala Jokowi. ©2016 Merdeka.com/ al amin

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah mewanti-wanti anak buahnya untuk tidak ambil bagian dalam Pilgub DKI 2017. Bahkan, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah telah mengeluarkan instruksi agar para PNS ibu kota tak terlibat aktif dalam pesta demokrasi tersebut.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, PNS dilarang melakukan tindakan politik dalam bentuk apapun. Ketegasan ini berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara.

"PNS enggak boleh (terlibat politik), kalau PNS itu terlibat, saya juga dalam Rapim-Rapim saya sampaikan setiap pertemuan saya sampaikan, kalau PNS terlibat, kita akan pecat," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/10).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan, PNS bahkan tidak boleh membantunya dalam memenangkan pesta demokrasi. Sebab itu sama saja mereka telah menjual profesionalismenya.

"Termasuk bela saya juga enggak boleh. kita pengen kan setelah ada UU ASN kita pengen sekali aparatur sipil negara ada PNS dan P3K, pegawai pemerintah perjanjian kontrak, kita harapkan mereka itu profesional, itu sih harapan kita," tegasnya.

Mengenai keharusan cuti, Ahok masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap uji materi keharusan cuti selama kampanye dalam Undang-Undang Pilkada. Dia menghitung, setidaknya masih butuh dua kali sidang untuk mengetahui hasilnya.

"Enggak tahu saya, kan tanggal 6 baru mau ke pengadilan, dua kali sidang MK. saya enggak tahu tanggal 6 apa langsung besoknya atau minggu depannya itu haknya MK," tutupnya.‎ [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini