Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Pekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan 10 Jenis Dugaan Pelanggaran

3 Pekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan 10 Jenis Dugaan Pelanggaran

3 Pekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan 10 Jenis Dugaan Pelanggaran

Sejak tahapan kampanye Pemilu 2024 dimulai pada 28 November 2023, Bawaslu Jawa Barat mencatat 10 jenis dugaan pelanggaran di 22 kota dan kabupaten.

Komisioner Bawaslu Jawa Barat Syaiful Bachri mengatakan, untuk jenis dugaan pelanggaran pertama yakni terkait pemasangan alat peraga kampanye yang tidak sesuai lokasi yang sudah ditentukan.

3 Pekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan 10 Jenis Dugaan Pelanggaran

"Dugaan pelanggaran (pemasangan alat peraga kampanye) ini ada di 22 kota dan kabupaten se-Jawa Barat," katanya saat menghadiri kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (18/12).


Dugaan pelanggaran kedua yang ditemukan ialah peserta Pemilu 2024 melanggar ketentuan kampanye dengan melakukan kampanye pertemuan terbatas serta tatap muka yang tidak disertai dengan pemberitahuan atau pelaporan terlebih dahulu.

3 Pekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan 10 Jenis Dugaan Pelanggaran

"Dugaan pelanggaran ketentuan kampanye ini tersebar di 16 kabupaten kota di Jawa Barat," katanya.

Temuan atau laporan dugaan pelanggaran ketiga ialah adanya penggunaan tempat ibadah untuk kampanye. Laporan dugaan pelanggaran tersebut berada di dua kabupaten atau kota di Jawa Barat.


"Iya, itu adanya informasi awal dan ada di dua kabupaten kota," ujarnya.

Keempat yaitu dugaan pelanggaran kampanye di tempat pendidikan yang berada di satu daerah di Jawa Barat. Kemudian kelima, yakni adanya dugaan pelanggaran menjanjikan atau memberikan uang, atau materi lainnya yang terjadi di 10 kabupaten dan kota.


"(Keenam) ada dugaan keterlibatan dewan pengurus BUMD," katanya.

Dugaan pelanggaran ketujuh yakni keterlibatan oknum kepala desa di dua kota atau kabupaten. Kemudian kedelapan ialah dugaan keterlibatan anggota BPD di Cirebon, kesembilan adanya satu laporan atau temuan dugaan keterlibatan ASN di Kota Sukabumi.


"(Terakhir) ada 12 dugaan perusakan APK (alat peraga kampanye), termasuk di Kabupaten Bekasi juga. Untuk yang dugaan keterlibatan kepala desa juga salah satunya di Kabupaten Bekasi," katanya.

3 Pekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan 10 Jenis Dugaan Pelanggaran

"Ini yang menjadi catatan selama tiga minggu berjalan tahapan kampanye berkenaan posisi hasil pengawasan kami di Jawa Barat," lanjut Syaiful

Syaiful mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawasi jalannya tahapan pesta demokrasi yaitu dengan memberikan informasi atau melaporkan dugaan pelanggaran ke Bawaslu.


"Yang paling sederhana adalah melaporkan terkait pemasangan alat peraga, kampanye pertemuan terbatas atau hal-hal lain yang memang di lingkungan kita dirasa sudah adanya kampanye," tandasnya.

Bawaslu Temukan Pelanggaran, 23 TPS pada 13 Daerah di Jateng Harus Gelar Pemungutan Suara Ulang
Bawaslu Temukan Pelanggaran, 23 TPS pada 13 Daerah di Jateng Harus Gelar Pemungutan Suara Ulang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menemukan sejumlah pelanggaran hari pencoblosan Pemilu 2024, Rabu (14/2).

Baca Selengkapnya
Jadwal Kampanye Capres-Cawapres 27 Desember 2023: Ganjar Masih Blusukan di Jateng, Mahfud ke Jabar dan Jatim
Jadwal Kampanye Capres-Cawapres 27 Desember 2023: Ganjar Masih Blusukan di Jateng, Mahfud ke Jabar dan Jatim

Ganjar kampanye di Jawa Tengah, Mahfud ke Jabar dan Jatim.

Baca Selengkapnya
Bawaslu Jateng Putuskan Kelakar Zulhas di Rakernas APPSI Tidak Langgar Aturan Kampanye
Bawaslu Jateng Putuskan Kelakar Zulhas di Rakernas APPSI Tidak Langgar Aturan Kampanye

Bawaslu Jateng menyatakan tidak ada unsur pelanggaran kampanye pada peristiwa itu, karena Rakernas DPP APPSI bukan merupakan kegiatan kampanye pemilu.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pembagian Tak Rata, Kawanan Maling Berkelahi sampai Tewas di Pekanbaru
Pembagian Tak Rata, Kawanan Maling Berkelahi sampai Tewas di Pekanbaru

Pelaku membunuh korban inisial SB yang merupakan sesama pencuri karena pembagian hasil curian tidak rata.

Baca Selengkapnya
Keseruan Warga Jateng Rayakan Lebaran 2024, Bagi-Bagi Ketupat Berisi Taoge hingga Lebaran Sapi
Keseruan Warga Jateng Rayakan Lebaran 2024, Bagi-Bagi Ketupat Berisi Taoge hingga Lebaran Sapi

Masyarakat Jawa Tengah punya beragam cara merayakan Lebaran

Baca Selengkapnya
KPU Rekapitulasi Suara Jabar dan Papua Barat Daya Malam Ini, 3 Provinsi Terakhir Besok
KPU Rekapitulasi Suara Jabar dan Papua Barat Daya Malam Ini, 3 Provinsi Terakhir Besok

Pihaknya dapat menuntaskan rekapitulasi seluruh suara Pemilu 2024 pada Selasa.

Baca Selengkapnya
Kapolresta Pekanbaru Ajak Semua Tokoh Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu
Kapolresta Pekanbaru Ajak Semua Tokoh Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu

Kombes Jeki tak ingin ada gangguan Kamtibmas menjelang Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya
Menguak Jejak Kejayaan Perkebunan Kapuk di Tanah Jawa, Dulu Mampu Memenuhi 85 Persen Kebutuhan Kapuk Dunia
Menguak Jejak Kejayaan Perkebunan Kapuk di Tanah Jawa, Dulu Mampu Memenuhi 85 Persen Kebutuhan Kapuk Dunia

Industri kapuk mengalami kemunduran karena masyarakat lebih suka memakai Kasur dengan bahan dasar busa dan pegas.

Baca Selengkapnya
6 Daerah di Jateng Banjir, BPBD Evakuasi Warga: Harta Benda Ditinggal Dulu
6 Daerah di Jateng Banjir, BPBD Evakuasi Warga: Harta Benda Ditinggal Dulu

BPBD Jateng bersama BPBD kabupaten kota juga menyediakan tempat pengungsian.

Baca Selengkapnya