Yasonna Laoly Kaget Lihat Kasur Hingga Sofa Bekas Dibuang di Kali Dadap Tangerang

Senin, 11 Januari 2021 02:05 Reporter : Kirom
Yasonna Laoly Kaget Lihat Kasur Hingga Sofa Bekas Dibuang di Kali Dadap Tangerang Bersih -bersih saluran Kali Dadap Kabupaten Tangerang. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM sekaligus politikus PDIP Yasonna Laoly kaget saat menemukan kasur dan sofa bekas yang dibuang warga di kali. Kondisi itu ditemui saat bersih -bersih saluran Kali Dadap di Jalan Raya Perancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/1).

Dia meminta warga Tangerang ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di kali. Yasonna menuturkan, aksi bersih - bersih kali itu tersebut, merupakan rangkaian bakti sosial yang dilakukan seluruh kader dan pengurus PDIP, dalam memperingati hari jadi partai berlambang Banteng ke -48.

"Jadi kami memilih tema Cinta Kebersihan, dimana salah satunya yakni kebersihan DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung," ujar Yasonna di Kali Dadap, Minggu (10/1).

Yasonna mengaku prihatin atas kondisi kali Dadap yang sangat kumuh dan kotor. Untuk itu, dia mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kelestarian aliran air di kali tersebut.

"Kita survei, ternyata di wilayah Kali Dadap ini sangat parah sekali pencemaran lingkungannya, saat kita keruk kalinya kita temukan ada kasur, sofa, bahkan lemari di dalam kali ini," ucap dia.

Yasonna menuturkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan agar tercipta taraf hidup yang laik dan baik.

"Makanya kita harapkan ini bukan hanya sebagai kegiatan celebration, tapi juga mengajak masyarakat sekitar Kali untuk merawat dan menjaga lingkungan agar ada yang bisa kita wariskan untuk generasi berikutnya. Setidaknya kalau tidak mau menjaga kali, jangan buang sampah sembarangan," ucap dia.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea yang turut hadir membersihkan kali Dadap, mengaku cemas dengan kesehatan masyarakat sekitar lantaran kotor dan rusaknya aliran kali Dadap.

"Tentu kita prihatin dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat, apalagi di kondisi Covid-19 ini agak lebih mudah menambah penyakit lain selain Covid-19 dan ini juga bisa mempercepat penyebaran Covid-19 yang luar biasa karena bisa menambah virus lain," kata Marinus.

Marinus juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, untuk lebih serius dalam melakukan pembersihan Kali Dadap tersebut. Hal tersebut agar, Kali dapat kembali berfungsi sebagai saluran irigasi yang dapat dinikmati bersama.

"kemudian urusan ini ada info dari Pak Camat ini perairan irigasi Angkasa Pura II, supaya bangunan liar dipinggir kali ini bisa ditertibkan sehingga bisa dilakukan normalisasi karena bangunan liar ini yang menambah beban sungai," katanya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini