Yasonna Dianggap Rintangi KPK: Saya Belum Terlalu Tolol Lakukan Separah itu
Merdeka.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly, menjadi sorotan lantaran, memberikan pernyataan bahwa Harun Masiku masih berada di Singapura pada saat dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan, yang kemudian diklarifikasi Imigrasi. Dia dianggap telah merintangi penyidikan karena memberikan keterangan tidak benar soal keberadaan Harun yang sama-sama dari PDIP.
Yasonna pun angkat bicara. Menurutnya, tak mungkin melakukan hal tersebut. "Saya pikir, saya belum terlalu tolol lah untuk melakukan separah itu," kata Yasonna di Jakarta, Senin (27/1).
Dia mengatakan, tidak ada melakukan hal tersebut. Menurutnya, karena hanya ada kesalahan data yang sudah terjadi sejak 2008. Kemudian dilakukan perbaikan dan pembaruan.
Bahkan, masih katanya, di terminal bandara tempat Harun keluar telah mengalami pembaruan data. Sehingga banyak penumpang yang tidak tercatat.
"Dan itu saya sudah minta, supaya itu delay masuk ke server kami," jelas Yasonna.
Bentuk Tim Independen
Dia pun meminta agar membentuk tim independen. Agar informasi sistem yang bermasalah itu, tak hanya datang darinya.
"Saya sudah meminta membentuk tim independen. Dari Cyber Crime Polri, dari Kemenkominfo, dari Badan Sandi dan Siber Nasional, kemudian Ombudsman. Supaya fair membuat penelitian independen tentang mengapa itu terjadi. Supaya jangan dari saya. Nanti, oh Pak Menteri kan bikin-bikin saja, bohong-bohong," tukasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya