Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Wiranto, menyambangi Festival Buku di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat. Dirinya menjelaskan kegemaran membaca Indonesia paling rendah di negara ASEAN."Hasil survei oleh UNESCO, Indonesia soal gemar membaca paling rendah di ASEAN. Rasio perbandingan Indonesia itu 1 banding 45, paling rendah. Srilangka 1 banding 38, Filipina 1 banding 30. Kita rendah betul. Kita harus berjuang untuk kembali gemar membaca," ujarnya dalam sambutan di JCC, Sabtu (9/9).Dia mengatakan membaca bisa memajukan ekonomi bangsa. Masyarakat diminta tidak lagi mengandalkan sumber daya alam (SDA)."Kita kadang terjebak mindset pikiran lama bahwa negara Indonesia kaya. Apa-apa ada. Lautan luas, ikan banyak, pertanian maju karena cuma dua musim. Tetapi ingat saat ini kita tak lagi andalkan sumber daya alam," tegasnya.Dia menambahkan membaca bisa meningkatkan daya saing masyarakat Indonesia. Ujungnya ialah meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan bangsa."Peradaban suatu bangsa itu sangat tergantung kepada minat bangsa itu untuk membaca," pungkasnya.
Wiranto prihatin tingkat kegemaran membaca Indonesia paling rendah se-ASEAN
Wiranto prihatin tingkat kegemaran membaca Indonesia paling rendah se-ASEAN. Dia mengatakan membaca bisa memajukan ekonomi bangsa. Masyarakat diminta tidak lagi mengandalkan sumber daya alam. Dia menambahkan membaca bisa meningkatkan daya saing masyarakat Indonesia.
Advertisement
Rekomendasi