Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto: Pembatasan WNA ke Papua Agar Tak Ada yang Nimbrung

Wiranto: Pembatasan WNA ke Papua Agar Tak Ada yang Nimbrung Wiranto Jelaskan Situasi Papua dan Papua Barat. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Menko Polhukam Wiranto meminta maaf atas pembatasan kunjungan wisatawan asing ke wilayah Papua dan Papua Barat. Kebijakan itu diambil untuk mencegah adanya upaya provokasi yang datang dari luar.

"Kita minta maaf lah tapi itu harus kita lakukan," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (4/9).

Wiranto mengakui, sulit membedakan wisatawan asing dengan orang asing yang memang ikut memprovokasi keadaan. Apalagi pemerintah memiliki bukti keterlibatan asing dalam kerusuhan di Papua.

"Makanya supaya nanti tidak ada nimbrung ke sana maka ada pembatasan, bukan pelarangan ya, pembatasan. Artinya yang masuk ke sana itu dengan syarat tertentu melalui suatu persyaratan dan screening, enggak bebas," katanya.

Pembatasan tidak akan berlangsung lama. Sehingga, WNA nantinya akan kembali diperbolehkan kunjungi Papua.

"Nanti kalau sudah kondusif, sudah damai, itu malah kita suruh masuk, 'yo kita ke Raja Ampat.' Devisa masuk, bisa ngeliat langsung, dulu juga enggak ada pembatasan," kata Wiranto.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP