Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Bangli, Bali, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan di bidang ekonomi kreatif (ekraf) dan literasi digital. Penekanan ini disampaikan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-38 organisasi sosial tersebut di Bangli, Jumat (13/2). Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Penasihat WHDI Kabupaten Bangli, Sariasih Sedana Arta, menyatakan bahwa perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat. Keluarga yang kuat adalah fondasi bagi Bangli yang maju dan harmonis. Hal ini menunjukkan komitmen WHDI dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang sehat jasmani dan rohani.
Melalui program ini, WHDI Bangli tidak hanya berfokus pada kegiatan rutin keagamaan, tetapi juga merambah pada upaya pemberdayaan. Tujuannya agar perempuan mandiri secara ekonomi dan melek terhadap perkembangan teknologi. Langkah strategis ini sejalan dengan visi untuk mewujudkan Indonesia Emas, di mana perempuan memiliki kontribusi signifikan dalam berbagai sektor kehidupan.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Kapasitas Perempuan dalam Ekonomi Kreatif dan Literasi Digital
WHDI Kabupaten Bangli secara aktif mendorong pemberdayaan perempuan Bangli melalui peningkatan kapasitas di sektor ekonomi kreatif dan literasi digital. Sariasih Sedana Arta menegaskan bahwa perempuan tidak hanya harus fokus pada upakara keagamaan, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Kemandirian ekonomi dan penguasaan teknologi menjadi kunci utama bagi perempuan untuk menghadapi tantangan modernisasi.
Inisiatif ini dirancang untuk membekali perempuan dengan keterampilan yang relevan di era digital. Hal ini memungkinkan mereka untuk menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan keluarga. Dengan literasi digital yang memadai, perempuan dapat mengakses informasi, memasarkan produk, dan berinteraksi secara efektif di dunia maya. Ini akan memperluas jangkauan kontribusi mereka di luar lingkup domestik.
Peningkatan kapasitas dalam ekonomi kreatif juga membuka jalan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi lokal dan budaya Bali menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Dengan demikian, perempuan dapat menjadi agen perubahan yang menggerakkan roda perekonomian daerah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen WHDI dalam mendukung kemajuan perempuan secara holistik.
Advertisement
Advertisement
Peran Perempuan sebagai Tiang Keluarga dan Sinergi dengan Pemerintah
Selain fokus pada ekonomi kreatif dan literasi digital, WHDI Bangli juga menekankan peran krusial perempuan sebagai tiang keluarga di tengah arus modernisasi. Sariasih Sedana Arta, yang juga istri Bupati Bangli, menyoroti pentingnya perempuan dalam menjaga keseimbangan antara menjalankan darma agama (spiritual) dan darma negara (sosial). Perempuan diharapkan mampu melestarikan nilai-nilai luhur adat dan budaya Bali sembari berkontribusi pada pembangunan.
Peran perempuan sebagai ibu dan istri sangat vital dalam membentuk karakter generasi penerus. Mereka memastikan keluarga memiliki fondasi moral dan etika yang kuat. Keseimbangan ini memungkinkan perempuan untuk menjadi pemimpin di rumah tangga sekaligus agen perubahan di masyarakat. Dengan demikian, perempuan dapat menjadi teladan bagi anak-anak dan anggota keluarga lainnya.
WHDI Bangli juga mengajak perempuan untuk aktif bersinergi dengan program pemerintah. Khususnya dalam isu-isu sosial yang mendesak seperti penurunan stunting, pelestarian lingkungan, serta perlindungan anak dan perempuan di Kabupaten Bangli. Keterlibatan aktif ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung kebijakan publik dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Advertisement
Melalui semangat gotong royong, WHDI Bangli berharap seluruh anggotanya semakin solid dan inovatif dalam menjalankan program kerja. Program-program ini dirancang untuk berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat bawah, memperkuat pemberdayaan perempuan Bangli dan berkontribusi nyata pada pembangunan daerah. Ini adalah langkah konkret menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Sumber: AntaraNews