Waspada kekeringan, BPBD Sleman pantau pipa air Prambanan yang bocor
Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pemetaan serta antisipasi pipa air bersih di perbukitan Kecamatan Prambanan yang rawan dilanda kekeringan. Pemetaan fokus terhadap kerusakan pipa jaringan air yang mengalami kebocoran.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan.
"Pemetaan ini kami lakukan untuk antisipasi bencana kekeringan yang terjadi di Prambanan akibat musim kemarau. Kami akan melihat kondisi pipa jaringan air bersih yang mengalami kerusakan," ujar Makwan di Yogyakarta, Minggu (17/9) seperti diberitakan Antara.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Organisasi Pemakai Air Kecamatan Prambanan untuk memastikan kebutuhan distribusi air bersih.
"Kekeringan, terutama di Kecamatan Prambanan sebenarnya sudah berangsur berkurang. Warga sudah berinisiatif untuk melakukan penyimpanan air hujan di bak-bak penampung selama masih ada hujan," tuturnya.
Makwan meyakini warga sudah melakukan antisipasi 'sambut' ancaman kekeringan. "Kami yakin warga sudah memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan saat musim kemarau," ucapnya.
Sementara itu, Camat Prambanan Eko Suhargono mengatakan ada 24 dusun dengan jumlah hampir 500 kepala keluarga di kawasan perbukitan Prambanan rawan kekurangan air bersih pada musim kemarau ini.
"Untuk mengatasi ancaman krisis air bersih ini Pemerintah Kabupaten Sleman lebih memprioritaskan perluasan jaringan pipa air bersih. Perluasan jaringan air diharapkan mampu menjangkau seluruh kawasan yang selalu mengalami krisis air pada musim kemarau," pungkasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya