Warga Tamansari Beri Waktu 100 Hari untuk Pemkot Bandung Selesaikan Ganti Rugi

Rabu, 19 Februari 2020 18:23 Reporter : Aksara Bebey
Warga Tamansari Beri Waktu 100 Hari untuk Pemkot Bandung Selesaikan Ganti Rugi Warga Terdampak Penggusuran di Tamansari. ©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung diberi waktu hingga 100 hari untuk menyelesaikan hak warga terdampak penggusuran di RW 11 Kecamatan Tamansari. Kota yang saat ini dipimpin Oded M. Danial dianggap mematikan hak warga secara brutal.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers sejumlah warga yang mengatasnamakan diri Forum Juang Tamansari Bandung di lokasi reruntuhan, Rabu (19/2). Hal ini dilakukan karena pasca penggusuran pada 12 Desember 2019 lalu, Pemerintah Kota Bandung dinilai belum bisa menyelesaikan masalah termasuk masalah ganti rugi.

Salah seorang warga yang masih bertahan di lokasi reruntuhan, Eva Eriani (50) menegaskan penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung sudah merampas hak warga. Caranya pun dinilai tidak manusiawi dan cenderung mempermalukan warga di depan umum.

Selama dua bulan sejak insiden penggusuran terjadi, tidak ada langkah penyelesaian masalah secara komprehensif yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Bandung.

"12 Desember (2019) adalah momen yang mencederai kami sebagai hak-hak warga negara. Kami merasa ditindas, hak-hak kami dimatikan secara brutal," kata Eva.

Banyak warga, termasuk dia merasakan kerugian dan dimiskinkan. Pasalnya, selain rumah, tempat usaha pun ikut hancur beserta psikologis warga terutama anak-anak. Barang-barang diamankan petugas tanpa pemberitahuan.

"Rumah itu sebagai tempat tinggal dan tempat bekerja yang menghidupi keluarga. Pemkot harus tanggung jawab dengan apa yang sudah dilakukan," ucapnya.

Di tempat yang sama, warga lain, Sambas (60) menyatakan hal serupa. Ia meminta Pemerintah Kota Bandung menyelesaikan semua kerugian warga akibat penggusuran. Ia dan warga lain akan terus melakukan tuntutan hingga semua terealisasi.

"100 hari harus selesai. Itu hak kami, kalau enggak ketemu (penyelesaian) sekarang, di akhirat juga akan bertemu (untuk pertanggunjawaban). Saya kehilangan rumah dan pekerjaan sekaligus merasa terusir dari tempat kelahiran," ujarnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini