Warga Sukabumi Positif Covid-19 Usai Pulang dari Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 08:27 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Warga Sukabumi Positif Covid-19 Usai Pulang dari Arab Saudi Ilustrasi Virus Corona. ©2020 Merdeka.com/ cdc

Merdeka.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat kasus positif Covid-19 bertambah tiga pada Minggu (28/11) kemarin. Salah satu pasien diketahui baru pulang dari Arab Saudi.

Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia mengatakan, seluruh pasien tersebut berjenis kelamin perempuan. Ketiganya berasal dari tiga kecamatan berbeda.

"Ketiganya saat ini sudah menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 Kabupaten Sukabumi," kata Eneng Yulia di Sukabumi, Minggu (28/11).

Tiga pasien tersebut yakni remaja berusia 13 tahun warga Kecamatan Gunungguruh dan perempuan 33 tahun warga Kecamatan Cisaat. Kedua pasien ini diketahui tidak ada riwayat perjalanan dan hingga kini Satgas Covid-19 masih melakukan penelusuran (tracing).

Sementara, seorang perempuan berusia 32 tahun warga Kecamatan Curugkembar dari hasil penelusuran ternyata mempunyai riwayat perjalanan ke luar negeri. Pasien tersebut baru saja pulang dari Arab Saudi.

Menurut Yulia, ketiganya harus melakukan isolasi di rumah sakit karena membutuhkan penanganan dan pantauan kondisi kesehatan mereka dari petugas medis. Satgas Covid-19 hingga kini masih menelusuri terhadap pasien yang mempunyai riwayat perjalanan dari luar negeri tersebut.

Selain itu, kata Yulia, penelusuran juga dilakukan kepada orang yang pernah kontak erat dengan pasien. Hal ini dilakukan mengantisipasi penyebaran Covid-19. Serta mempercepat penanganan jika ditemukan ada warga lainnya yang terkonfirmasi positif akibat kontak erat dengan pasien sebelumnya.

Pada akhir pekan ini, selain ada penambahan kasus baru warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, terdapat satu pasien yang sembuh. Pasien itu seorang perempuan berusia 42 tahun warga Kecamatan Kadudampit.

"Dengan demikian sampai saat ini pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi sebanyak tujuh pasien dengan rincian isolasi di rumah sakit tiga orang dan empat orang isolasi mandiri," ujar dia. Dikutip Antara.

Eneng mengatakan dalam beberapa hari terakhir sudah ada tiga warga (dua pulang dari Makasar, Sulawesi Selatan dan satu pulang dari Arab Saudi) yang tertular virus mematikan ini karena memiliki riwayat perjalanan. Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada warga jika tidak ada kepentingan mendesak maupun kegiatan penting lainnya, sebaiknya berdiam di rumah saja.

Jika terpaksa harus melaksanakan perjalanan, maka wajib menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan penularan Covid-19 dan untuk mencegah terpapar virus.

Di sisi lain, data perkembangan kasus Covid-19 pada Minggu (28/11), warga yang terkonfirmasi positif berjumlah 11.760 jiwa. Dari jumlah tersebut 11.170 pasien sudah dinyatakan sembuh, masih menjalani isolasi tujuh pasien dan meninggal dunia sebanyak 583 pasien.

Baca juga:
Menkes: Risiko Terbesar Omicron di RI dari Hong Kong, Italia dan Inggris
Hari Ini Kematian Akibat Corona 1 Orang, Luhut Minta Masyarakat Tetap Waspada
Cegah Varian Omicron, Menkes Pastikan Pintu Masuk Indonesia Dijaga Ketat
Asal Usul Nama Omicron, Varian Baru Covid-19 yang Terdeteksi di Afrika Selatan
Cegah Omicron: WNA dari 11 Negara Ini Dilarang Masuk, WNI Karantina 14 Hari
Pemerintah Minta Masyarakat Tidak Panik dan Tetap Patuh Prokes Sikapi Varian Omicron
Penjelasan Menkes soal Efikasi Vaksin Hadapi Kemunculan Varian Omicron

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini