Warga kritisi foto Cabup Elin nebeng di reklame Pemkab Bandung Barat

Warga di Kabupaten Bandung Barat mengkritisi kinerja Panwaslu setempat yang dinilai tidak tegas. Pasalnya, di berbagai titik masih terpampang reklame Pemkab berisi iklan layanan masyarakat bergambar calon Bupati Bandung Barat, Elin Suharliah, istri dari Bupati dua periode, Abubakar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Warga kritisi foto Cabup Elin nebeng di reklame Pemkab Bandung Barat
Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Warga di Kabupaten Bandung Barat mengkritisi kinerja Panwaslu setempat yang dinilai tidak tegas. Pasalnya, di berbagai titik masih terpampang reklame Pemkab berisi iklan layanan masyarakat bergambar calon Bupati Bandung Barat, Elin Suharliah, istri dari Bupati dua periode, Abubakar.

Iklan layanan masyarakat itu tetap berdiri dan tidak dilakukan penindakan meski masa kampanye sudah berjalan selama 3 minggu.

Sejumlah iklan layanan masyarakat berukuran 3x5 meter itu dipasang strategis di Jalan Raya Cihampelas-Cililin dan Jalan Kolonel Masturi. Apalagi, kapasitas Elin di media reklame tersebut tidak jelas. Contohnya foto Elin ada dalam reklame program Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat yang berisi ajakan untuk memilah sampah.

Lainnya, iklan layanan masyarakat Dinas Perhubungan Bandung Barat berupa pesan larangan merokok di angkutan umum. Di dalamnya terpampang foto Elin.

"Adanya foto Elin Tidak elok dan mengenyampingkan imbauan KPU agar program pemerintah tidak boleh disusupi atau ditunggangi kepentingan Pilkada. Ini bisa jadi ditunggangi kepentingan politik," kata warga Lembang, Raden Bagja (38), Kamis (8/3).

Warga lain, Depi Gunawan (35) meminta Panwaslu harus didorong lebih berani melakukan tindakan dalam menyikapi berbagai potensi penyimpangan Pilkada.

"Ini ada indikasi dalam penyalahgunaan kekuasaan supaya pesta demokrasi ini berjalan lancar, fair dan tidak terjadi pelanggaran," ucapnya.

Ia bahkan meminta Panwaslu segera memanggil pejabat yang memiliki kewenangan untuk dilakukan klarifikasi.

Pengamat politik sekaligus Direktur Pusat Kajian Politik Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bandung Barat, Holid Nurjamil menyatakan, pemasangan iklan layanan masyarakat dengan menggunakan foto calon bupati tidak etis.

"Ada indikasi menggunakan anggaran pemerintah untuk kepentingan sosialisasi terselubung terhadap calon tertentu. Ini sangat tidak diperbolehkan," ucapnya.

Bahkan, dia menyatakan, bahwa cara-cara seperti ini bisa dikatakan salah satu bahaya fenomena politik dinasti. Di mana kepala daerah yang berkuasa cenderung menghalalkan kekuasaannya dengan cara memobilisasi birokrasi dan anggaran untuk kepentingan diri atau keluarganya.

Holid juga mempertanyakan alasan dinas terkait tidak memanjang foto bergambar bupati atau wakil bupati. Dia berharap, penyelenggara pemilu bisa segera mencabut atau mengganti reklame tersebut dengan yang lebih layak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat, Apung Hadiat Purwoko mengaku, iklan layanan masyarakat tersebut sudah dipasang sejak lama, jauh sebelum Elin diputuskan sebagai Cabup.

Dinas Lingkungan Hidup memajang foto istri bupati lantaran pihaknya menjalin kemitraan dengan Forum Kabupaten Bandung Barat Sehat yang diketuai Elin.

"Ibu ditunjuk sebagai duta dalam menjaga lingkungan, karena sudah lama dipasang jadi enggak ada nuansa politik. Kalau memang menyalahi aturan, kami siap upgrade (ganti)," ujar Apung saat dihubungi.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Bandung Barat, Cecep Rahmat Nugraha tidak mau berkomentar ketika diminta penjelasan terkait iklan layanan masyarakat tersebut.

Wartawan menanyakan hal ini ketika menemui Cecep dalam acara di Mapolres Cimahi. Usaha untuk menghubunginya melalui telapon atau aplikasi pesan tidak mendapat tanggapan.

Untuk diketahui bahwa Cabup KBB, Elin adalah istri Bupati Abubakar. Selama suaminya menjabat sebagai Bupati, Elin Suharliah didapuk sebagai ketua di berbagai organisasi kemasyarakatan. Seperti Ketua Dekranasda, Ketua Lembaga Kordinasi Kesejahteraan Sosial.

Selain itu, Elin adalah Ketua KONI Bandung Barat, Ketua Pusat Rehabilitasi Sosial, Bunda Literasi, Indung Tani, Pembina Kabupaten Bandung Barat Sehat, Ketua Forum Bandung Barat.

Rekomendasi