Wapres Ma'ruf: Semua Harus Siap Hadapi New Normal

Jumat, 12 Juni 2020 21:19 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Wapres Ma'ruf: Semua Harus Siap Hadapi New Normal Wapres Maruf Amin. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin ingin semua pihak siap menghadapi kondisi normal baru atau new normal. Dia mengatakan, untuk menyukseskan new normal diperlukan kerja sama yang baik dari semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku usaha, praktisi pendidikan, praktisi kesehatan, maupun masyarakat.

"Sekarang ini kita berada dalam suasana transisi menuju new normal atau normal baru. Oleh karena itu kita harus bersiap untuk menghadapi ini, dan saya kira tidak perlu untuk mempersoalkan tentang istilah, karena istilah itu menjadi istilah global, yang penting adalah bersiap diri menghadapi new normal," katanya, Jumat (12/6).

Dalam masa transisi new normal, dia mengungkapkan, pemerintah akan fokus pada dua hal prioritas, yaitu penanggulangan Covid-19 dan keterpurukan ekonomi. Karena selain dampak sosial dan kesehatan yang timbul akibat pandemi, bahaya keterpurukan ekonomi juga dinilai memiliki kedaruratan yang sama.

"Kita memang kemarin ini lebih pada menghadapi penanggulangan Covid. Tetapi sekarang ini bahaya yang semula kita anggap kecil, yaitu keterpurukan ekonomi sudah menjadi bahaya yang sama besarnya. Kalau kita tunda akan sangat berbahaya sebab bisa menimbulkan krisis ekonomi dan untuk membangkitkannya itu terlalu berat sulit," ujarnya.

Ma'ruf menegaskan, pemerintah akan terus mendorong program-program percepatan pemulihan dampak Covid-19. Di antaranya dengan terus melakukan pelayanan kesehatan yang intensif serta mendorong stimulus untuk dunia usaha dalam upaya pemulihan ekonomi.

Untuk itu, dia menambahkan, agar program ini berhasil dijalankan, masyarakat diminta untuk patuh pada penerapan protokol kesehatan di masa new normal.

"Dalam kita menghadapi bahaya Covid dan keterpurukan ekonomi pun kita juga diperlukan untuk selalu patuh pada protokol kesehatan. Menjaga physical distancing pembatasan jarak secara fisik, menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari berbagai kerumunan," ujarnya.

"Pemerintah sudah bertekad untuk berusaha. Karena itu saya berharap semua masyarakat bisa menjaga diri patuh terhadap aturan-aturan itu," tambah Ma'ruf.

Dia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan agar tatanan normal baru bisa dilaksanakan dengan baik.

"Apabila itu protokol kesehatan kita bisa laksanakan dengan baik, Insya Allah new normal akan dapat kita lalui dengan baik dan kita bisa menghilangkan dua bahaya itu, yaitu darurat Covid dan darurat keterpurukan ekonomi," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini