Wali Kota Tangerang Sachrudin secara aktif menggaungkan pentingnya semangat kolaborasi pentahelix dalam upaya pembangunan kota yang berkelanjutan. Gerakan ini melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, komunitas, media, serta generasi muda. Inisiatif ini ditekankan sebagai kunci untuk mencapai kemajuan yang komprehensif di wilayah Tangerang.
Pernyataan tersebut disampaikan Sachrudin dalam keterangannya di Tangerang, Banten, pada Minggu, 23 November. Ia menegaskan bahwa pembangunan sebuah kota tidak dapat diemban hanya oleh pemerintah semata. Oleh karena itu, diperlukan kebersamaan dan sinergi dari berbagai pihak untuk mewujudkan visi kota yang lebih baik.
Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan turut mendorong mahasiswa untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam proses pembangunan daerah. Mahasiswa dianggap sebagai motor perubahan sosial yang krusial. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Tangerang di masa depan.
Advertisement
Advertisement
Wali Kota Sachrudin menekankan bahwa masa depan Kota Tangerang berada sepenuhnya di tangan generasi muda. Dirinya mengajak seluruh pelajar untuk terus belajar, memiliki keyakinan kuat, dan berusaha semaksimal mungkin dalam mengembangkan potensi diri. Ini adalah fondasi penting bagi kemajuan kota.
"Anak-anak adalah pemimpin masa depan," kata Sachrudin. Ia menambahkan bahwa tidak ada yang mustahil ketika seseorang memiliki keyakinan, semangat, dan kemauan untuk terus belajar. Pengalaman pribadinya menjadi contoh inspiratif bagi para pemuda.
Sachrudin juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka bisa menjadi wali kota. "Semua proses itu hadir karena usaha dan izin Allah," ujarnya. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kerja keras dan keyakinan dalam mencapai tujuan besar.
Advertisement
Advertisement
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan secara khusus menyoroti peran strategis mahasiswa dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya kelompok intelektual kampus, tetapi juga bagian penting dari motor perubahan sosial. Kontribusi nyata mereka sangat dibutuhkan.
"Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan," ujar Maryono. Karakter kuat yang dimiliki oleh mahasiswa harus terus dijaga dengan cara terlibat aktif, memberikan gagasan inovatif, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Tangerang. Kehadiran mereka sangat dinantikan.
Maryono juga menyoroti pesatnya perkembangan Kota Tangerang, yang membuka peluang besar bagi para pemuda. Mereka memiliki kesempatan untuk berperan sebagai inovator dan penyedia solusi di tengah dinamika masyarakat modern. Ide-ide segar sangat dibutuhkan.
Advertisement
"Perkembangan kota membutuhkan ide segar dan terobosan," tegas Maryono. Ia menambahkan bahwa kader PMII, sebagai contoh, harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton. Partisipasi aktif adalah kunci untuk menghadapi tantangan.
Advertisement
Pemerintah Kota Tangerang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pengembangan kapasitas pemuda di berbagai sektor. Maryono menegaskan bahwa Pemkot menyediakan berbagai program untuk memfasilitasi hal tersebut. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah.
Program-program yang disediakan meliputi pelatihan kepemimpinan, pengembangan kewirausahaan pemuda, serta wadah inovasi. Selain itu, Pemkot juga membuka kesempatan kolaborasi dalam berbagai kegiatan masyarakat. Tujuannya adalah memberdayakan pemuda.
"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri," kata Maryono. Ia menjelaskan bahwa program kepemudaan akan semakin kuat jika mendapat dukungan energi, kreativitas, dan partisipasi aktif dari mahasiswa. Sinergi ini sangat krusial untuk keberhasilan program.
Advertisement
Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkontribusi. Dengan demikian, semangat kolaborasi pentahelix dapat terwujud secara optimal.
Sumber: AntaraNews