Wakil Bupati Garut Geram Rangka Puskesmas dari Bambu: Ini Parah
Merdeka.com - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman geram saat mengetahui pembangunan Puskesmas Mekarmukti, Kecamatan Mekarmukti yang seharusnya menggunakan besi beton malah bambu. Hal tersebut pun diduga menjadi pemicu jebolnya tembok puskesmas pada Jumat (17/12) sore.
Atas temuan tersebut, Helmi mengaku bahwa dia sudah meminta secara khusus kepada Inspektorat Garut untuk memeriksa kondisi bangunan tersebut.
"Saya sudah terima informasi tapi laporan tertulis resminya belum saya baca, yang pasti Inspektorat harus melakukan pemeriksaan atas insiden ini. Parah kejadian seperti ini, masa coran yang seharusnya besi diganti bambu," kata Helmi, Minggu (19/12).
Dia mengungkapkan bahwa bangunan Puskesmas diketahui dibangun di tahun 2014. Namun Helmi belum merinci penggunaan anggaran pembangunannya itu.
"Kalau tidak salah proses pembangunannya tahun 2014. Tadi juga banyak yang memberi tahu struktur tulang coran dari bambu, pokoknya harus diperiksa ini parah, asli parah," ungkapnya.
Sebelumnya, hujan deras yang turun hampir merata di Garut, Jumat (17/12), menyebabkan ambruknya tembok penahan tanah (TPT) Pasar Mekarmukti di Kecamatan Mekarmukti. TPT yang ambruk itu menjebol tembok Puskesmas Mekarmukti yang ternyata ditopang rangka bambu.
Sekretaris Kecamatan Mekarmukti, Ma'mun Gunawan mengatakan, tembok puskesmas jebol sekitar pukul 17.30 WIB.
"Sebelumnya memang hujan cukup deras. Mungkin TPT pasar yang posisinya ada di atas puskesmas tidak kuat, akhirnya ambrol dan materialnya menjebol tembok puskesmas," katanya saat dihubungi.
Tembok yang jebol berada pada unit gawat darurat (UGD) 24 jam Puskesmas Mekarmukti. Ada dua ruangan yang terdampak, yaitu untuk observasi dan penanganan pasien UGD.
Ma'mun mengungkapkan bahwa jebolnya tembok puskesmas bukan hanya terjadi akibat tekanan material TPT. Kondisi bangunan yang seharusnya diperkuat besi namun ternyata malah berisi bambu.
"Di dalam tembok yang jebol banyak bambu. Harusnya diisi besi ukuran berapa mungkin, ini bambu atau ajir. Palang dada juga, yang seharusnya dari besi, malah dari bambu yang untuk tongkat pramuka," ungkap Ma'mun.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya