Wabah Virus Corona Belum Berimbas Pada Okupansi Hotel di Solo
Merdeka.com - Merebaknya virus Corona atau COVID-19 hingga ke tanah air, belum berimbas pada okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Kota Solo. Sebagian hotel memang mengalami penurunan okupansi, lantaran masa low season atau masa sepi kunjungan.
"Hotel kami masih on track, tidak terpengaruh virus Corona. Karena kebanyakan tamu kami dari dalam negeri," ujar Public Relation Manager Lorin Solo Hotel, Dhani Wulandari kepada merdeka.com, Sabtu (7/3).
Menurut Dhani, okupansi hotel milik Tommy Soeharto itu saat ini masih normal, seperti pada umumnya. On hand okupansi pada awal Maret 2020 sampai dengan hari ini sebesar 46 persen dari total jumlah kamar 359.
Kendati tak berdampak pada tingkat hunian kamar, namun satu agenda even lokal yang ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan untuk periode tanggal 17-20 Maret 2020. Kegiatan yang dipending karena ada himbauan pelarangan sementara kegiatan luar kota.
Hal senada dikemukakan Marketing Branding Manager, HARRIS Hotel dan Convention Solo, Tiwik Widowati. Okupansi hotel yang ada di Jalan Slamet Riyadi, Purwosari itu masih on track. Sampai hari ini, dikatakannya, masih ada 'group meeting' skala besar dan kecil di Harris dan Pop.
"Untuk Februari tercatat over budget, Harris 73 persen dan POP di angka 71 persen," katanya.
Sementara itu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap isu virus Corona, Aston Solo Hotel mengadakan pelatihan untuk karyawan. Kegiatan tahunan tersebut sebagai upaya menjamin keselamatan dan keamanan hotel. Pelatihan diikuti seluruh karyawan, baik yang bekerja di bagian operasional ataupun non-operasional.
"Dalam pelatihan ini seluruh karyawan mendapatkan pembelajaran. Dimulai dari pengenalan mengenai apa itu virus corona, bagaimana gejalanya dan langkah apa saja yang harus dilakukan apabila mengalami gejala tersebut," terang Public Relations Aston Solo Hotel, Paulina Yuga Delfia.
Ia menerangkan, pelatihan ini dibagi menjadi 2 (dua) sesi. Pada sesi pertama dipaparkan oleh M. Nasir Mattusin selaku General Manager Aston Solo Hotel dan sesi kedua disampaikan oleh Ahli Kesehatan.
"Materi pelatihan juga memaparkan mengenai tindakan yang bisa dilakukan agar seluruh karyawan tetap memiliki tubuh yang sehat dan terhindar dari penyakit," katanya lagi.
Lebih lanjut Paulina menyampaikan, prioritas utama dalam industri perhotelan adalah memastikan keselamatan tamu dan menyediakan lingkungan kerja yang nyaman bagi para karyawan. Terutama berkaitan dengan isu virus Corona, agar suasana hotel tetap kondusif dan aman bagi para tamu. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya