Seorang pria berkebangsaan Prancis bernama M Ali tiba-tiba mengungkap dugaan adanya jaringan narkoba di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Video yang diunggah oleh akun TikTok bernama Ludovic Roche menjadi viral di media sosial, di mana Ali diketahui tinggal di kawasan Kayangan, Lombok Timur.
Dalam video berdurasi beberapa menit tersebut, dia mengaku kehilangan uang sebesar Rp12,8 miliar. Namun, rincian lebih lanjut mengenai masalah ini belum jelas. Dalam video itu, Ali menyebutkan beberapa orang yang diduga terlibat sebagai bandar narkoba, termasuk indikasi keterlibatan pihak kepolisian dalam jaringan tersebut.
“Saya kehilangan uang Rp12,8 miliar. Dan hari ini saya akan bongkar nama-nama orang dan polisi yang ikut sebagai bandar narkoba,” ucapnya dalam video tersebut. Dalam pernyataannya, dia menyebutkan satu per satu nama yang menurutnya terlibat sebagai pemasok dan pengendali peredaran narkoba di daerah tersebut.
Beberapa inisial yang dia sebutkan adalah M dan D, serta menyinggung beberapa polisi aktif maupun purnawirawan. Latar belakang dan tujuan Ali menyampaikan tudingan ini kepada publik masih belum jelas. Namun, video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Sebagian pengguna media sosial berpendapat bahwa nama-nama yang disebutkan, terutama sosok berinisial M, memang sering kali dikaitkan dengan isu peredaran narkoba di Lombok. Meski demikian, ada juga yang meragukan kebenaran klaim tersebut dan meminta pihak berwenang segera memberikan klarifikasi resmi. Sampai saat ini, belum ada kejelasan apakah uang Rp12,8 miliar yang diklaim oleh Ali terkait dengan aktivitas ilegal atau merupakan masalah lain yang belum terungkap.
Terkait viralnya video ini, Kabid Humas Polda NTB, AKBP Kholid, menyatakan bahwa kepolisian telah menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial.
“Polres Lombok Utara sedang melakukan penyelidikan terkait kebenarannya,” ujar Kholid saat dikonfirmasi oleh Liputan6.com pada Kamis (1/1/2026). Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai tudingan yang disampaikan oleh Ali serta situasi yang melibatkan dugaan jaringan narkoba di Lombok. Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan transparan terkait isu yang sedang viral ini.