Jurnalis media nasional berinisial AD diancam dua ajudan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).
Ancaman ini terjadi usai AD mewawancarai Agus Subiyanto mengenai konflik TNI dan Polri berujung penyerangan Mapolres Tarakan.
Awalnya, sejumlah jurnalis mendekati Agus Subiyanto. Mereka bertanya soal penyerangan Mapolres Tarakan. Sebelum masuk ke dalam mobilnya, Agus Subiyanto bersedia menjawab pertanyaan tersebut.
Namun, setelah wawancara berakhir, dua ajudan Agus Subiyanto mendatangi AD dan menanyakan apakah tidak mendengar arahan yang sudah diberikan untuk tidak menanyakan kasus tersebut.