Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Dan Turunannya Sejumlah Rp13,2 trilun, Senin (20/10).
Prabowo dalam pidato mengungkap sudah banyak melihat pejabat lemah iman dan berperilaku korup. Dia mengingatkan tentang harta haram dan justru membuat keluarga hidup menderita.
"Harta, apalagi didapatkan dengan cara yang mengorbankan rakyat kita, harta itu adalah harta yang haram, rezeki yang tidak baik dan ujungnya pasti akan membawa ketidakbaikan kepada siapapun dan keluarganya. Saya sudah melihat terlalu banyak pejabat yang lengah atau lemah iman, lemah akhlak melakukan tindakan dan akhirnya termasuk keluarganya yang menderita," kata Presiden Prabowo.