UU KUHP: Cekoki Orang Hingga Mabuk Terancam Satu Tahun Penjara

Kamis, 8 Desember 2022 18:52 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
UU KUHP: Cekoki Orang Hingga Mabuk Terancam Satu Tahun Penjara Industri Miras Oplosan di Palembang Terbongkar, Pelaku Residivis. ©2022 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Seseorang bisa dipidana jika 'mencekoki' minuman memabukkan kepada orang yang sedang dalam keadaan mabuk. Pidana yang diberikan adalah penjara selama 1 tahun.

"Setiap Orang yang menjual atau memberi minuman atau bahan yang memabukkan kepada orang yang sedang dalam keadaan mabuk, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak kategori II," tulis pasal 424 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dilihat Kamis (8/12).

Selain itu, orang yang memaksa seseorang dengan kekerasan untuk meminum bahan memabukkan dipidana penjara paling lama tiga tahun.

"Setiap Orang yang dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan memaksa seseorang meminum atau memakai bahan yang memabukkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III," tulis pasal 424 ayat 3.

2 dari 2 halaman

Berikut isi lengkapnya :

Minuman dan Bahan yang Memabukkan

Pasal 424

(1) Setiap Orang yang menjual atau memberi minuman atau bahan yang memabukkan kepada orang yang sedang dalam keadaan mabuk, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak kategori II.

(2) Setiap Orang yang menjual atau memberi minuman atau bahan yang memabukkan kepada Anak, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau pidana denda paling banyak kategori II.

(3) Setiap Orang yang dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan memaksa seseorang meminum atau memakai bahan yang memabukkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III.

(4) Jika perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (3):

a. mengakibatkan Luka Berat, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV; atau

b. mengakibatkan matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

[fik]

Baca juga:
Dewan Pers Nilai UU KUHP Bisa Ancam Kebebasan dan Kemerdekaan
Kejagung Soal UU KUHP Banyak Ditolak: Pemberlakuan Masih 3 Tahun, Perlu Sosialisasi
Menkumham Yasonna Jawab Kekhawatiran Turis Asing soal Pasal Zina di UU KUHP
Pemda Minta Turis Asing Jangan Takut Datang ke Bali Karena Pasal Perzinahan di KUHP
Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Pelaku Bawa Kertas Protes Pengesahan RKUHP
PKS Serang Dasco soal Ribut di Rapat Paripurna: Tidak Demokratis
Aksi Kemah Depan DPR Bertahan Hingga Malam, Berulang Kali Disuruh Polisi Bubar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini