Usai Salat Magrib, massa penolak Perppu Ormas tinggalkan DPR
Merdeka.com - Peserta aksi 2410 yang menolak Perppu pembubaran Ormas menjadi Undang-Undang telah meninggalkan depan Gedung DPR. Massa meninggalkan lokasi aksi usai melaksanakan Salat Magrib.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, sekira pukul 18.50 WIB, area depan gedung DPR sudah steril dari massa. Begitu pula dengan polisi. Seusai Salat Magrib pada sekitar 18.20 WIB, kendaraan taktis mulai dipulangkan.
Barrier kawat berduri di depan gerbang DPR dicopot. Personel kepolisian pun mulai membubarkan diri. Hanya saja, massa aksi menyisakan tumpukan sampah.

Sementara lalu luntas Gatot Subroto ke arah Slipi terpantau padat dan lancar. Sejak pukul 18.30 WIB, masyarakat sudah bisa dilewati jalan tersebut.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz mengatakan akan mengakomodir peserta aksi dengan bus bilamana tidak ada kendaraan pulang. Namun, terpantau massa pulang sendiri-sendiri.
Kedua belah pihak menyetujui mengakhiri aksi sesuai undang-undang berlaku. Aksi lanjutan Presidium Alumni 212 adalah dengan mengawal gugatan perppu ormas di Mahkamah Konstitusi.
"Kami akan tutup solat magrib berjemaah di sini dan kemudian zikir dan berdoa dan kembali ke tempat masing2 Insya Allah dengan keadaan aman tertib dan damai," ujar Slamet di komplek DPR, Selasa (24/10). (mdk/fik)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya