Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Dirawat 21 Hari akibat Covid-19, Anggota DPRD Kaltim Meninggal

Usai Dirawat 21 Hari akibat Covid-19, Anggota DPRD Kaltim Meninggal Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Muspandi (45), anggota DPRD Kalimantan Timur dari partai amanat nasional (PAN), meninggal hari ini dalam perawatan isolasi RSUD AW Sjachranie Samarinda. Jenazahnya dimakamkan sesuai protokol, bersebelahan makam istrinya, yang juga sebelumnya berstatus positif Covid-19.

Informasi dihimpun merdeka.com, Muspandi meninggal sekitar pukul 01.25 WITA. Sebelumnya, Muspandi masuk rumah sakit, Sabtu (12/12). Melalui uji usap atau swab, Muspandi terkonfirmasi positif Covid-19.

"Benar, almarhum meninggal dengan status positif Covid-19," kata Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda, Ifran, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (1/1).

Ifran menerangkan, jenazah Muspandi, dimakamkan di sebelah pusara istrinya, Wiwin Andriani (41). Sebelumnya, Wiwin juga berstatus positif Covid-19 dan meninggal pada Rabu (30/12).

"Iya benar. Dua malam lalu, kami memakamkan istri almarhum, juga terkait Covid-19. Menyedihkan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kita berharap, semoga wabah Covid-19 ini bisa segera berakhir," ujar Ifran.

Jenazah Muspandi dimakamkan di Pemakaman Raudhatul Jannah di utara Kota Samarinda. Dengan begitu, sampai hari ini, sudah 334 jenazah pasien kasus Covid-19 dimakamkan. Baik itu berstatus probable, maupun pasien positif Covid-19.

Sementara, Dinkes Kota Samarinda melansir, hari ini, Jumat (1/1) kembali terjadi penambahan 56 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Samarinda, dan total menjadi 6.923 kasus. Kasus sembuh ada 6.310 orang, dan 224 meninggal dunia.

"Sedangkan untuk pasien yang masih dirawat, ada 389 orang sampai hari ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP