Urai kemacetan di tol dalam kota Semarang, pengendara hanya 1 kali membayar

Eni menambahkan sistem satu tarif ini rencana diterapkan seterusnya. Dengan kata lain, sistem ini tidak hanya berlaku saat arus mudik Lebaran.

Dian Ade Permana
Oleh Dian Ade Permana - Reporter
Urai kemacetan di tol dalam kota Semarang, pengendara hanya 1 kali membayar
PT Jasa Marga terapkan satu kali pembayaran di tol. ©2018 Merdeka.com/Dian Ade Permana

PT Jasa Marga Semarang menerapkan aturan satu tarif untuk pembayaran tol dalam kota Semarang. Aturan yang diberlakukan mulai Sabtu (9/6) ini untuk mengurai penumpukan kendaraan pemudik.

"Dengan sistem itu, kendaraan yang masuk tol hanya dibebani pembayaran satu kali. Ini sangat efektif untuk memperlancar arus. Kendaraan yang sebelumnya dibebani pembayaraan saat masuk dan keluar tol, kini hanya dikenai pembayaran saat masuk," ujar Kepala Shift PT Jasa Marga Cabang Semarang, Eni Kusrini, di Gerbang Tol Manyaran, Semarang, Sabtu (9/6).

"Dengan aturan satu tarif ini, titik-titik pembayaran jadi diperbanyak. Seperti di pintu masuk Jatingaleh. Sebelumnya, pintu tol Jatingaleh itu tidak dioperasikan dan kendaraan yang masuk dibebani tarif di pintu tol Tembalang sehingga terjadi penumpukan kendaraan. Kini, kendaraan yang masuk Jatingaleh langsung dikenai biaya dan tidak dipungut biaya lagi saat keluar tol milik Jasa Marga Semarang," ujar Eni.

Eni menambahkan sistem satu tarif ini rencana diterapkan seterusnya. Dengan kata lain, sistem ini tidak hanya berlaku saat arus mudik Lebaran. "Sistem ini sudah disetujui Kementerian PUPR dan akan diterapkan seterusnya sebagai bagian dari integrasi dengan tol Semarang-Batang," ujar Eni.

Dengan sistem satu tarif ini, kendaraan golongan I hanya dikenai biaya masuk tol Rp 5.000, golongan II dan golongan III Rp 7.500, sedangkan golongan IV dan V Rp 10.000.

Dari pantauan, penumpukan kendaraan hanya terjadi di pintu masuk tol, sementara di exit tol tidak terjadi antrean. Kendaraan yang melintas keluar tol tidak lagi dikenai tarif sehingga langsung melaju keluar tanpa harus mengantre.

Hal ini berbeda dengan kondisi sebelum sistem satu tarif diberlakukan atau Jumat (8/6). Kendaraan yang masuk tol selalu dikenai tarif saat melintas di pintu tol. Kondisi itu pun kerap menjadikan arus lalu lintas di dalam tol kerap tersendat, terutama di pintu tol Tembalang, maupun gerbang tol (GT) Banyumanik.

Rekomendasi