Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ungkap Kasus TPPU, 2 Pegawai Perempuan BNN dapat Penghargaan di Hari Kartini

Ungkap Kasus TPPU, 2 Pegawai Perempuan BNN dapat Penghargaan di Hari Kartini Dua pegawai perempuan BNN dapat penghargaan di hari kartini. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Dua pegawai perempuan Badan Narkotika Nasional (BNN) mendapatkan penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus besar. BNN juga memberi penghargaan kepada 112 orang karyawan terbaik lainnya.

Penghargaan diberikan Kepala BNN, Heru Winarko, saat upacara peringatan Hari Kartini di Lapangan Parkir BNN, Senin (22/4).

Adapun anggota yang mendapatkan penghargaan terdiri daru 41 orang anggota Polri dan 65 orang PNS yang terlibat dalam pengungkapan kasus pabrik pil PCC di Jawa Tengah.

Kemudian, 6 orang anggota Polri dan 1 orang PNS yang berhasil mengungkap kasus TPPU senilai 6,4 T. BNN juga memberi penghargaan terhadap 2 orang perempuan yang turut terlibat dalam pengungkapan kasus TPPU.

"Pegawai yang menerima penghargaan akan kami beri kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya, dan pemberian penghargaan di momen Hari Kartini ini diharap jadi penyemangat bagi personel BNN yang sebagian perempuan untuk terus meningkatkan prestasinya," ucap Heru.

Sebelumnya BNN menggelar upacara bendera sebagai bentuk peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2019.

perempuan bnn dapat penghargaan di hari kartini

Dipimpin oleh Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Yunis Farida Oktoris, seluruh karyawan BNN hadir sebagai peserta upacara dengan mengenakan baju daerah.

"Momentum peringatan Hari Kartini hendaknya kita gunakan sebagai proses refleksi diri dalam pengabdian kita kepada bangsa dan negara melalui lembaga BNN tercinta ini dengan menerapkan budaya organisasi yaitu berani, nasionalis, netral, responsif dan inovatif," ujar Yunis dalam sambutannya.

Satu satunya Deputi perempuan di BNN ini juga mengajak seluruh karyawan BNN untuk selalu meneladani sifat-sifat utama kartini. Menurutnya, peran perempuan yang semakin besar saat ini bukan terjadi karena pemberian kaum lak-laki, melainkan karena adanya bukti nyata bahwa perempuan Indonesia mampu berperan serta secara aktif dalam perjuangan bangsa indonesia.

"Perempuan Indonesia mampu menjadi panutan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehari-hari sesuai norma serta nilai agama dan budaya Indonesia", tegasnya.

Secara khusus Yunis juga mengharapkan munculnya 'kartini-kartini muda' yang dapat berinovasi, sehingga mampu menjadi pegawai perempuan yang aktif, cerdas, inspiratif serta kompetitif di era globalisasi sesuai dengan cita-cita luhur Kartini.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP