Ulama minta Jokowi selesaikan masalah bangsa tak pakai cara politik

Menurut Syukron, para ulama berharap agar Presiden tak menyelesaikan persoalan bangsa hanya dengan politik. Sebab, kata dia, persoalan bangsa yang diselesaikan secara politik dinilai tak memiliki kepastian. "Karena penyelesaian politik itu bisa timbul dan tenggelam," tegasnya.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Ulama minta Jokowi selesaikan masalah bangsa tak pakai cara politik
Ulama kunjungi Istana. ©2017 merdeka.com/rizky erzi andwika

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah ulama yang sebagian di antaranya merupakan pimpinan pondok pesantren di Pulau Jawa. Jokowi meminta para ulama yang hadir menyampaikan unek-unek terhadap segala persoalan. Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta, KH Syukron Ma'mun mengatakan, dirinya dan sejumlah ulama lain menyampaikan unek-unek dari pelbagai pandangan. Menurut Syukron, para ulama berharap agar Presiden tak menyelesaikan persoalan bangsa hanya dengan politik. Sebab, kata dia, persoalan bangsa yang diselesaikan secara politik dinilai tak memiliki kepastian."Karena penyelesaian politik itu bisa timbul dan tenggelam. Karena itu kami menginginkan kepada Presiden, segala persoalan bangsa ini diselesaikan dengan yang hak, dengan adil seadil-adilnya," kata Syukron dalam pernyataan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/4). Terkait persoalan hukum yang terjadi di Tanah Air, Syukron berharap Jokowi sebagai Kepala Negara dapat mampu menyelesaikan persoalan hukum dengan adil. "Presiden menginginkan unek-unek ulama dikeluarkan dalam menyumbang pikirannya dan di situlah para ulama, menyampaikan dalam bidang hukum, kami mengharapkan pemerintah segala persoalan bangsa ini diselesaikan dengan hukum yang adil dan kebenaran," jelasnya.Presiden, lanjut Syukron, menyambut baik masukan dari para ulama. Bahkan, kata dia, Presiden mengetik sendiri unek-unek yang disampaikan dan berjanji akan menindaklanjutinya dengan meminta Menko Polhukam Wiranto dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melakukan pertemuan lanjutan. "Alhamdullilah tanggapan beliau baik. Alhamdullilah Pak Jokowi menerima, dia ketik sendiri di file sendiri supaya tidak lupa," ujarnya.

Rekomendasi